Selasa, Mei 19, 2026
No menu items!

Dishub Balikpapan Kembangkan CCTV Pintar Berbasis AI untuk Awasi Lalu Lintas dan Parkir

Balikpapan, Satu Indonesia – Dinas Perhubungan Kota Balikpapan mulai mengembangkan sistem pengawasan lalu lintas berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui pemasangan kamera CCTV pintar di sejumlah titik strategis kota. Teknologi tersebut disiapkan untuk mendukung pengawasan arus kendaraan, penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik, hingga pengawasan parkir guna menekan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Faturrahman, mengatakan sistem CCTV berbasis AI memiliki kemampuan yang lebih canggih dibandingkan kamera pengawas konvensional. Selain memantau kondisi lalu lintas, kamera tersebut juga mampu mengenali jenis kendaraan, membaca pelat nomor secara otomatis, hingga mendeteksi pelanggaran kendaraan di jalan raya.

“Pasti beda dengan CCTV biasa. Sistem AI ini sudah bisa membaca kendaraan sampai jenis seven seater, kemudian membaca pelanggaran lalu lintas, kecepatan kendaraan yang tidak sesuai aturan, sampai membaca plat nomor kendaraan,” kata Fadli, Senin (18/5/2026).

Menurut dia, sistem CCTV pintar tersebut nantinya akan terintegrasi dengan Balikpapan Connectivity atau Bikonek, yakni sistem pengawasan digital milik Pemerintah Kota Balikpapan yang terus dikembangkan sebagai bagian dari pengelolaan transportasi berbasis teknologi dan data.

Melalui integrasi tersebut, data hasil pemantauan CCTV dapat dimanfaatkan bersama aparat kepolisian untuk mendukung penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau sistem tilang elektronik. Pemerintah Kota Balikpapan bersama kepolisian saat ini terus mempersiapkan pengembangan sistem agar dapat diterapkan secara optimal.

“Bikonek ini sudah terintegrasi dan nantinya akan diterapkan secara penuh. Kalau sistem ini sudah siap maka unsur kepolisian juga akan melakukan mirroring data untuk penerapan ETLE sehingga dapat berjalan bersama dengan Ditlantas Polda Kaltim dan Satlantas Polresta Balikpapan,” ujarnya.

Selain difokuskan pada pengawasan lalu lintas, Dishub Balikpapan juga memanfaatkan teknologi AI untuk mengawasi aktivitas parkir. Kamera pengawas mulai dipasang di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi parkir liar maupun potensi ketidaksesuaian setoran retribusi parkir.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengawasan sekaligus mencegah kebocoran PAD dari sektor parkir. Pemerintah berharap sistem digital tersebut dapat membantu menciptakan tata kelola parkir yang lebih tertib dan transparan.

“Kami juga sudah mencoba memasang kamera ilegal parking di beberapa titik yang sering terjadi potensi kebocoran parkir. Kalau ini menjadi salah satu alat yang menjaga keamanan dan tidak terjadinya kebocoran PAD parkir, tentu akan kami lanjutkan dan diperbanyak lagi,” kata dia.

Fadli menambahkan, pemanfaatan CCTV berbasis AI juga diharapkan dapat membantu aparat penegak hukum dalam pengungkapan tindak kriminal. Data kendaraan yang terekam dalam sistem dapat digunakan untuk membantu proses pelacakan apabila terjadi tindak kejahatan di wilayah Kota Balikpapan.

“Alhamdulillah kami sudah sering berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan dalam membantu pengungkapan tindak kejahatan melalui Balikpapan Connectivity,” ujarnya.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap pengembangan teknologi pengawasan berbasis AI tersebut dapat menjadi langkah menuju sistem transportasi yang lebih modern, aman, tertib, serta mendukung peningkatan transparansi pengelolaan pendapatan daerah di masa mendatang.

TERPOPULER

TERKINI