Samarinda, Satu Indonesia – Menulis buku harian, atau yang kini populer disebut jurnaling, bagi sebagian orang adalah kegiatan menyenangkan. Tak heran, saat melakukannya Anda bebas mengekspresikan diri lewat kalimat tanpa perlu khawatir soal ejaan, tata bahasa, atau aturan menulis lainnya.
Selain diisi cerita seputar aktivitas sehari-hari, saat menulis buku harian biasanya kita cenderung jujur dengan pikiran dan perasaan. Itulah sebabnya, menulis buku harian merupakan salah satu aktifitas yang bermanfaat, bahkan bagi kesehatan kita.
Tahukah Anda, ternyata menulis buku harian merupakan tradisi kuno yang sudah dimulai sekitar abad 10 Masehi di Jepang. Orang-orang sukses di zaman dulu, rajin sekali menuliskan kisah sehari-harinya melalui buku harian atau jurnal agar perjalanannya menuju sukses tidak terlupakan orang-orang.
Nah, berikut beberapa manfaat dari menulis buku harian yang mungkin tidak kita sadari.
1. Mempertajam ingatan
Dengan menulis di buku harian, dapat membuat ingatan menjadi lebih tajam, karena mampu mengingat hal-hal yang kecil dan terperinci.
2. Membuat hati lebih tenang
Menulis tentang sesuatu yang sedang dirasakan, baik marah, sedih, atau pun menyakitkan dapat mengurangi dampak dari perasaan buruk itu sendiri. Ketimbang menuliskan semua perasaan itu di media sosial, mencoba mengalihkannya di buku harian, dengan menuliskan semua yang ada di dalam perasaan, tentunya akan merasa lebih lega dan tenang.
3. Meningkatkan kesehatan fisik dan mental
Menulis secara rutin dapat membantu menurunkan gejala psikosomatis, seperti sakit kepala atau ketegangan otot, yang sering muncul akibat stres. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa menulis ekspresif dapat memperkuat respons imun tubuh, sehingga lebih tahan terhadap penyakit.
4. Tempat menyampaikan ide dan gagasan
Ketika menulis diary atau buku harian, tanpa sadar biasanya muncul beberapa ide atau gagasan. Hal ini bisa menjadi salah satu sarana latihan yang baik untuk menulis.
5. Meredakan stres
Rutin melakukan aktivitas ini akan membuat pikiran menjadi lebih rileks dan mengurangi beban pikiran yang mengganjal di hati. Dengan begitu, suasana hati kamu pun berangsung-angsur akan menjadi lebih baik.
Menuangkan perasaan di dalam buku harian juga baik untuk memperbaiki kondisi mental bagi orang yang memiliki gangguan mental, seperti depresi, bipolar, gangguan kecemasan, gangguan makan, hingga skizofrenia.
6. Membuat tidur lebih nyenyak
Kegelisahan dan kecemasan yang kamu rasakan dapat membuat tidurmu terganggu. Kamu bisa meluapkan perasaan tersebut pada buku harian sebelum tidur untuk mengurangi rasa gelisah yang kamu rasakan dan membuat tidurmu lebih nyenyak.
Saat menulis buku harian, coba fokuskan pada hal-hal positif yang kamu rasakan, misalnya tentang apa yang kamu syukuri dalam hidupmu.
Menurut sebuah penelitian, menuliskan hal-hal yang positif dapat membuat perasaanmu menjadi lebih tenang dan damai, sehingga tubuh menjadi lebih rileks. Dengan begitu, tidurmu akan menjadi lebih berkualitas.
7. Mengenal diri sendiri
Apakah kamu merasa hidupmu monoton dan tidak semangat menjalani aktivitas tanpa tahu alasannya? Bisa jadi ini dikarenakan kamu belum benar-benar mengenal dirimu sepenuhnya. Agar kamu bisa lebih mengenal diri sendiri, cobalah untuk menulis buku harian.
Dengan rutin menulis, kamu akan lebih mengetahui hal-hal yang kamu sukai, syukuri, dan angan-angan atau cita-cita yang ingin kamu capai. Bila demikian, kamu akan lebih mengenal karaktermu sendiri dan lebih yakin dalam menentukan apa yang ingin kamu capai dalam hidup.
8. Menyelesaikan masalah dengan baik
Hidup manusia tidak lepas dari masalah dan ujian, baik soal pekerjaan, keluarga, atau asmara. Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menyesaikan setiap masalah. Ada yang bisa menghadapinya dengan baik, namun ada pula yang justru semakin tenggelam dengan masalah tersebut.
Untuk membantu kamu menghadapi masalah dengan baik, kamu bisa mencurahkan segalanya dalam buku harian. Dengan rutin menulis buku harian, kamu akan lebih mudah mengenali pemicu dan penyebab masalah, serta mempelajari cara untuk menghadapinya dengan lebih baik.
Aktivitas ini juga akan memberikan kesempatan kamu untuk berpikir lebih positif dan menjauhi pikiran negatif. Dengan begitu, kamu dapat menemukan jalan keluar dari masalah dengan baik.

