Satu Indonesia, Balikpapan — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Balikpapan terus menyelidiki kasus penemuan bayi perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan di belakang rumah warga di Gang Villa, RT 025, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Rabu (22/7/2026) dini hari.
Penyidik telah melakukan sejumlah langkah untuk mengungkap kasus tersebut, termasuk memeriksa saksi, mengamankan barang bukti, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi penemuan bayi.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kasatreskrim Polresta Balikpapan AKP Agus Fitriyadi mengatakan, laporan penemuan bayi diterima melalui layanan Call Center 110 Polresta Balikpapan sekitar pukul 00.20 WITA.
Petugas yang mendatangi lokasi menemukan seorang bayi perempuan dalam kondisi terbungkus kain berwarna kuning. Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan.
“Kondisi bayi dibungkus kain warna kuning dan baru dilahirkan,” ujar Agus.
Sebelum bayi ditemukan, warga sekitar mendengar suara tangisan dari arah belakang rumah. Warga kemudian mencari sumber suara hingga menemukan bayi tersebut dan mengamankannya.
“Diamankan warga sekitar,” katanya.
Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan bayi segera mendapatkan penanganan medis. Bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUD Beriman Balikpapan untuk menjalani perawatan sekaligus memastikan pemenuhan hak-haknya sebagai anak.
“Kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Kami membawa bayi perempuan tersebut ke Rumah Sakit Beriman untuk dilakukan tindakan-tindakan agar kembali pulih, pemenuhan hak-hak anak, dan tim kami sedang melakukan penyelidikan,” jelas Agus.
Agus mengatakan kondisi bayi kini berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan medis.
“Kondisi bayi saat ini membaik. Sudah dalam perawatan medis,” ujarnya.
Sementara itu, penyidik terus mendalami pihak yang diduga bertanggung jawab meninggalkan bayi tersebut. Hingga kini, empat warga sekitar lokasi telah diperiksa sebagai saksi.
“Untuk saksi yang sudah kami mintai keterangan sekitar empat orang. Warga sekitar situ,” kata Agus.
Penyidik masih mendalami keterangan para saksi untuk mengetahui kemungkinan adanya warga yang melihat langsung orang yang membawa atau meninggalkan bayi tersebut.
“Nah, ini masih dalam penyelidikan kami, ya,” tambahnya.
Selain memeriksa saksi, polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara. Rekaman kamera pengawas diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai identitas pihak yang diduga meninggalkan bayi.
“Kita upayakan. Kita cari itu CCTV,” ujarnya.
Agus menegaskan, penyelidikan dilakukan secara intensif dengan menggabungkan hasil pemeriksaan saksi, barang bukti, dan rekaman kamera pengawas.
“Kami intens melakukan penyelidikan, pengumpulan barang bukti, memeriksa saksi, serta pemeriksaan CCTV di sekitar TKP maupun di sekitar lokasi ditemukannya bayi perempuan tersebut,” tegasnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kain atau selimut berwarna kuning yang membungkus bayi serta tali pusat atau ari-ari yang masih menempel saat bayi ditemukan.
“Sementara di TKP kami mengamankan selimut warna kuning dan tali pusat atau ari-ari. Sementara itu yang menjadi barang bukti,” ungkap Agus.
Hingga kini, Satreskrim Polresta Balikpapan masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang diduga meninggalkan bayi perempuan tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.

