Minggu, April 19, 2026
No menu items!

PHKT Siapkan Dua Sumur Infill di Selat Makassar untuk Optimalkan Produksi Migas

Satu Indonesia, Balikpapan – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menyiapkan pengeboran dua sumur sisipan (infill) di Lapangan Kerindingan yang berada di lepas pantai Selat Makassar, Kalimantan Timur.

Program pengeboran ini dilaksanakan sejak Februari hingga Maret 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi cadangan minyak dan gas bumi dari lapangan yang telah lama beroperasi.

Pengeboran tersebut menjadi bagian dari upaya pengelolaan lapangan tua (mature field) guna menjaga keberlanjutan operasi sekaligus mempertahankan tingkat produksi migas perusahaan.

Lapangan Kerindingan merupakan salah satu lapangan lepas pantai yang berada di wilayah Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) PHKT. Lapangan ini pertama kali ditemukan melalui pengeboran sumur eksplorasi KER-1 pada 1972 dan mulai berproduksi pada 1976. Sejak saat itu, pengembangan dilakukan secara bertahap.

Hingga Juli 2025, sebanyak 34 sumur telah dibor di lapangan tersebut dengan capaian produksi kumulatif yang signifikan. Saat ini, Lapangan Kerindingan menjadi salah satu dari 14 lapangan yang dikelola PHKT.
General Manager PHKT, Darmapala, mengatakan perusahaan terus melakukan investasi pada kegiatan eksploitasi melalui pengeboran sumur-sumur baru untuk meningkatkan cadangan dan menjaga stabilitas produksi.

“Untuk menjaga keekonomian proyek, kami menerapkan praktik-praktik engineering terbaik dalam setiap kegiatan pengeboran. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sekaligus meningkatkan kecepatan dan efisiensi biaya pengeboran,” lanjut Darmapala.

Sumur infill merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur-sumur yang telah ada guna meningkatkan perolehan cadangan dan mengoptimalkan produksi dari reservoir yang masih memiliki potensi.

Pengembangan ini difokuskan pada produksi cadangan di puncak struktur yang belum dapat dimonetisasi melalui sumur yang sudah ada.

“Rencana pengeboran dua sumur infill ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan pengeboran sebelumnya,” jelasnya.

Melalui program pengembangan tersebut, PHKT menargetkan peningkatan produksi sekaligus memperkuat kontribusi Lapangan Kerindingan terhadap kinerja perusahaan sepanjang 2026.

Menurut Darmapala, upaya optimalisasi ini dilakukan dengan pendekatan teknis berbasis data serta penerapan standar operasional terbaik.

“PHKT berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan potensi migas pada lapangan mature sejalan dengan visi dan misi Perusahaan untuk menjadi perusahaan energi nasional terdepan dalam mendukung keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi untuk ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia,” pungkasnya.

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...