Kamis, April 30, 2026
No menu items!

Antisipasi Balap Liar, Polres Samarinda dan IMI Kaltim Gelar Night Race Drag Bike jadi Wadah Balap Resmi

Samarinda, Satu Indonesia – Untuk menekan angka balapan liar di Kota Samarinda, Kapolresta Samarinda dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim menciptakan sebuah solusi inovatif dengan menggelar kompetisi balap resmi bagi pecinta balap roda dua di Samarinda yang haus hiburan trek-trekan. Kompetisi ini dinamai Night Race Drag Bike, dengan tajuk Kapolresta Samarinda Cup dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim.

Event ini diharapkan bisa memberikan wadah bagi para pembalap muda untuk menyalurkan bakatnya secara legal dan aman.

Digelar di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, antusiasme masyarakat ditunjukkan dengan total 250 peserta yang turut serta, dan ratusan penonton yang hadir untuk ikut menyaksikan kompetisi tersebut.

Event ini diselenggarakan dalam dua tahap, yakni pada 16 dan 21 Maret 2025, mulai pukul 23.00 hingga 03.00 WITA.

Pada Minggu (16/3/2025) malam, putaran pertama Night Race Drag Bike ini digelar dan disambut hangat peserta yang menunjukkan bakat dan kualitasnya dalam drag race.

Dalam keterangannya, Minggu (16/3/2025), Ketua IMI Kaltim Narto Bulang, mengapresiasi jajaran kepolisian yang telah berperan aktif dalam menyukseskan ajang drag bike yang digelar di bulan Ramadan ini. Ia juga menegaskan bahwa keamanan tetap menjadi prioritas dalam setiap perlombaan.

“Drag race sangat cocok untuk diadakan di Samarinda. Keamanan tetap menjadi faktor utama, setiap peserta diwajibkan mengenakan helm, jaket, serta sepatu. Selain itu, setiap joki hanya boleh mengendarai satu motor dalam ajang ini,” kata Narto, dikutip Senin (17/3/2025).

Narto juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan lebih besar kepada para atlet muda agar mereka memiliki kesempatan untuk menunjukkan kebolehan di dunia balap motor.

“Pembalap asal Samarinda sebenarnya sudah memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional. Namun, mereka perlu terus diasah agar bisa tampil maksimal. Kami berharap ada ruang lebih besar bagi mereka untuk berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga solusi bagi anak-anak muda yang selama ini gemar melakukan balapan liar di jalanan.

“Kami menyadari bahwa banyak anak muda di Samarinda memiliki minat tinggi terhadap balap motor, tetapi mereka tidak memiliki tempat yang tepat. Akhirnya, mereka memilih jalan raya sebagai lintasan balap yang tentu saja berbahaya. Dengan adanya Night Race Drag Bike ini, kami ingin memberikan wadah yang lebih aman dan terarah,” ujar La Ode, dikutip Senin (17/3/2025).

Lebih dari sekadar ajang balap, event ini juga mengedepankan aspek keselamatan berkendara. Para peserta diwajibkan mengenakan helm full face, sarung tangan, jaket pelindung, dan sepatu khusus demi memastikan keamanan mereka selama berkompetisi.

“Kami ingin membentuk kesadaran bahwa keselamatan adalah prioritas utama, baik di lintasan balap maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan aturan ketat dalam event ini, kami harap para peserta lebih memahami pentingnya keselamatan dalam berkendara,” tambahnya.

Lebih lanjut, AKP La Ode juga menegaskan bahwa setelah adanya ajang resmi ini, pihak kepolisian tidak akan mentolerir praktik balapan liar di jalanan umum.

“Kami telah memberikan solusi dengan event ini. Jika setelah ini masih ada yang nekat melakukan balapan liar, kami akan bertindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Pada ajang ini, terdapat beberapa kategori yang diperlombakan, antara lain Sunmori 118, Sunmori lokal Samarinda, serta bracket 8, 9, dan 10. Setiap peserta diwajibkan menggunakan motor sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan agar kompetisi berjalan adil dan sportif.

Diketahui saat ini event masih berfokus pada konsep drag race, yang mengutamakan akselerasi dan kecepatan di lintasan lurus, karena lebih sesuai dengan kondisi lintasan yang tersedia.

Dengan adanya Night Race Drag Bike 2025 ini, diharapkan tidak hanya menekan angka balapan liar di Samarinda, tetapi juga memberikan ruang bagi para pembalap muda untuk berkembang dalam lingkungan yang lebih aman dan profesional.

Putaran kedua Night Race akan kembali diselenggarakan di Jalan Kusuma Bangsa Samarinda pukul 23.00 hingga 03.00 Wita pada, 21 Maret 2025 pekan ini.

TERPOPULER

TERKINI

Skema Terorganisir Terbongkar: 20 Ribu Liter BBM Subsidi Disalahgunakan, 25 Tersangka Diciduk

Balikpapan, Satu Indonesia – Praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam skala besar berhasil diungkap Polda Kalimantan Timur. Dalam operasi selama 30 hari,...