Selasa, Mei 19, 2026
No menu items!

Data GKK Ungkap Konten Edukasi Tertinggal dari Konten Viral

Samarinda, Satu Indonesia – Dalam rangkaian kegiatan daring Parade Webinar “Etam Kayuh Bebaya” yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (09/05/2026), terkuak hasil analisis internal GKK Indonesia terhadap perilaku guru kreator konten.

Data tersebut dibuat untuk menggambarkan tantangan etika dan kualitas konten pendidikan di media sosial.

Ketua Umum GKK Indonesia, Mardimpu Sihombing, menjelaskan survei dilakukan terhadap 118 guru kreator konten. Hasilnya menunjukkan masih banyak aspek dasar yang belum dipahami secara utuh.

Sebanyak 63 persen responden pada tahap awal disebut belum memahami etika konten. Sementara 71 persen lainnya belum memahami monetisasi konten secara benar dan bertanggung jawab.

“Ini menunjukkan ruang digital pendidikan masih membutuhkan penguatan kapasitas. Banyak guru masuk ke media sosial, tetapi belum semuanya dibekali pemahaman etika yang memadai,” kata Mardimpu.

Mardimpu juga menyoroti persoalan izin penggunaan dokumentasi murid. Pada tahap awal, hanya 18 persen guru yang tercatat meminta izin, meski setelah pelatihan peningkatan kapasitas angka itu naik menjadi 58 persen.

Dari sisi substansi, hanya 34 persen konten yang benar-benar berisi pembelajaran. Sementara konten candaan atau konten yang mengejar viralitas justru mencapai 27 persen, sedangkan konten viral edukatif hanya 12 persen.

“Prestasi murid di tingkat internasional kadang tidak viral. Tetapi konten konflik murid dan guru bisa menyebar sangat cepat. Ini yang harus kita ubah bersama,” ujarnya lagi.

Mardimpu mendorong guru mulai membangun strategi konten yang berangkat dari praktik baik di sekolah. Menurut dia, pembiasaan harian di lingkungan pendidikan dapat diolah menjadi konten edukatif yang relevan, inspiratif, dan tetap berpijak pada etika profesi.

TERPOPULER

TERKINI

TPID Balikpapan, PPU, dan Paser Perkuat Antisipasi Inflasi Jelang Iduladha 2026

Balikpapan, Satu Indonesia — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser memperkuat sinergi pengendalian inflasi menjelang...