Minggu, April 19, 2026
No menu items!

Sinyal Berangsur Pulih, Kemkomdigi Siagakan 10 Titik Internet Darurat SATRIA-1 di Lokasi Bencana

Jakarta, Satu Indonesia – Kementerian Komunikasi dan Digital mempercepat pemulihan konektivitas di wilayah terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui penyediaan 10 titik layanan internet berbasis satelit SATRIA-1.

Dalam keterangan resminya pada Minggu (30/11/2025), Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan layanan darurat ini menjadi prioritas pemerintah untuk menyambungkan kembali konektivitas warga yang terputus sejak bencana banjir melanda.

“Ketika jaringan komunikasi terputus, SATRIA-1 hadir sebagai penyelamat. Dengan cara ini, warga dapat kembali terhubung meskipun infrastruktur konektivitas sedang mengalami gangguan,” ujar Meutya Hafid di Jakarta.

Menkomdigi menjelaskan satelit SATRIA-1 yang telah beroperasi sejak tahun lalu dirancang untuk menjangkau wilayah 3T dan daerah yang sulit diakses, termasuk saat terjadi bencana besar.

Untuk itu, Meutya meminta masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan memanfaatkan layanan akses internet ini untuk mendapatkan informasi resmi dari pemerintah.

Pada Minggu (30/11/2025), Tim BAKTI Komdigi bersama BNPB, Tim SAR, TNI telah melakukan mobilisasi perangkat ke titik layanan internet dan ditargetkan dapat dioperasikan dalam waktu dekat.

Berikut 10 lokasi pemasangan layanan internet SATRIA-1:

  1. Bandara Pinangsori/Dr. Fredric Lumban Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatra Utara
  2. SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatra Utara
  3. Dekat Masjid Baitul Gafur, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh
  4. Command Center, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh
  5. Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh
  6. Kota Langsa, Provinsi Aceh
  7. Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh
  8. Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh
  9. Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat
  10. UPT BNPB Regional Sumatera Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat

Komdigi sebut 707 titik pemancar sinyal berangsur pulih

Sebelumnya, warga di sejumlah kecamatan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mulai kembali bisa menghubungi keluarga setelah 707 menara (site) BTS dipulihkan dalam 24 jam terakhir.

Hingga Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB, sebanyak 707 menara telah kembali beroperasi normal dari sebelumnya 2.463 menara yang mengalami gangguan pada Jumat (28/11/2025) pukul 07.00 WIB, sehingga menyisakan 1.756 menara yang masih dalam proses pemulihan.

Menara yang telah beroperasi normal berada di wilayah Provinsi Aceh (564 menara), Provinsi Sumatera Utara (112 menara), dan Provinsi Sumatera Barat (31 menara).

Menara yang masih mengalami gangguan berada di wilayah Provinsi Aceh (975 dari 3.414 menara), Provinsi Sumatera Utara (707 dari 9.612 menara), dan Provinsi Sumatera Barat (74 dari 3.739 menara).

Kementerian Komunikasi dan Digital terus berkoordinasi dengan operator seluler untuk melakukan pemulihan terhadap menara BTS yang mengalami gangguan akibat bencana banjir di Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Saat ini, jalur backbone di Sumatra Utara yang menyambungkan ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas telah berhasil dipulihkan dari sebelumnya sempat putus akibat longsor.

Jalur backbone di ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga juga saat ini dilaporkan telah pulih dan beroperasi kembali.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...