Kutai Kartanegara, Satu Indonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membuka rekrutmen besar-besaran guna mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Sekitar 700 petugas lapangan akan disiapkan untuk menjangkau seluruh wilayah di 20 kecamatan.
Dalam keterangannya, Jum’at (17/04/2026), Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Kukar, Gandi Wiliyanto menyebut jumlah tersebut masih dalam tahap penghitungan akhir. Penempatan petugas akan disesuaikan dengan tingkat aktivitas ekonomi dan beban kerja di masing-masing wilayah.
“Perkiraannya sekitar 700 orang, tapi masih kami finalisasi. Pembagiannya melihat kebutuhan di tiap kecamatan dan desa,” ujarnya.
Berbeda dengan pola konvensional, penugasan tidak dilakukan satu desa satu petugas. Di wilayah dengan aktivitas ekonomi rendah, satu petugas bisa menangani lebih dari satu desa untuk menjaga efisiensi.
“Kalau dipaksakan satu desa satu petugas, ada yang bebannya tidak seimbang,” ujarnya.
Proses rekrutmen dilakukan secara terbuka melalui seleksi administrasi dan pelatihan. Peserta yang tidak memenuhi standar saat pelatihan akan langsung gugur.

Syarat pendaftaran pun relatif sederhana, minimal lulusan SMA/sederajat, mampu mengoperasikan perangkat digital, serta memiliki telepon pintar. Hal ini karena seluruh proses pendataan dilakukan secara digital berbasis aplikasi.
“Sekarang tidak ada lagi pendataan manual. Semua menggunakan HP, termasuk foto dan titik koordinat,” kata Gandi.
BPS Kukar juga memprioritaskan pelamar yang berdomisili di sekitar wilayah tugas guna meningkatkan efektivitas kerja di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, petugas dibagi menjadi dua kategori, yakni petugas door to door dan petugas pendataan usaha besar. Untuk usaha skala besar, pendataan dilakukan secara mandiri oleh perusahaan melalui sistem berbasis web. Namun, jika ditemukan usaha yang belum terdata, petugas akan melakukan verifikasi langsung di lapangan.
“Kami siapkan dua skema, door to door dan pendataan usaha besar,” katanya.

