Jumat, Juni 5, 2026
No menu items!

UIN Raden Mas Said Surakarta Raih Rekor MURI, Catatkan Pendaftar Asing Terbanyak

Surakarta, Satu Indonesia – Di usianya yang ke-33 tahun, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Kampus Islam negeri satu-satunya di kawasan Solo Raya ini berhasil mencatatkan diri di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dengan jumlah pendaftar mahasiswa asing terbanyak.

Sebagai informasi, Solo Raya adalah istilah yang merujuk pada kawasan metropolitan di Provinsi Jawa Tengah yang mencakup Kota Surakarta (Solo) dan enam kabupaten sekitarnya: Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.

Kawasan ini juga dikenal dengan nama Subosukawonosraten, sebuah akronim dari nama-nama daerah tersebut.

Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 1.450 calon mahasiswa asing dari 50 negara mendaftar kuliah di UIN Raden Mas Said Surakarta.

Capaian luar biasa ini mengantarkan kampus tersebut menerima Rekor MURI dengan nomor 12342/R.MURI/VIII/2025.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Senior Manajer MURI, Sri Widayati, kepada Rektor UIN Surakarta, Prof. Toto Suharto, dalam upacara penyambutan mahasiswa baru yang digelar pada Selasa (19/8/2025).

Lebih dari 3.771 mahasiswa baru angkatan 2025 turut menjadi saksi momen bersejarah tersebut di lapangan kampus Pucangan, Kartasura.

Menurut Sri, pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa UIN Surakarta telah diakui secara global.

“Kuliah di UIN Surakarta kini menjadi pilihan bukan hanya bagi mahasiswa dalam negeri, tapi juga dari puluhan negara. Ini membuktikan kampus berbasis nilai Islam dan kebangsaan mampu bersaing di panggung internasional,” ujarnya.

Sri juga menjelaskan bahwa MURI yang didirikan oleh Jaya Suprana merupakan lembaga pencatat rekor pertama di Indonesia dan kedua di dunia.

Hingga kini, lebih dari 12.000 rekor telah tercatat, semuanya bertujuan mengapresiasi karsa dan karya bangsa Indonesia sekaligus menginspirasi generasi penerus untuk menjaga profesionalisme dan integritas.

Rektor UIN Surakarta Toto Suharto pun menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, rekor ini adalah hasil kerja keras seluruh sivitas akademika sekaligus kado ulang tahun ke-33 UIN Surakarta.

“Dengan semangat glokalisasi dan nilai-nilai LURIK—Loyal, Unggul, Responsif, Inovatif, Kolaboratif—kita ingin terus menguatkan posisi UIN Surakarta di kancah internasional,” ucapnya.

Sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Solo Raya, UIN Surakarta kini semakin mantap menapaki jalur internasionalisasi. Melalui program glokalisasi, kampus ini tidak hanya mengakar pada kearifan lokal, tetapi juga terus memperluas kiprah dan reputasinya di tingkat global.

TERPOPULER

TERKINI