Selasa, April 21, 2026
No menu items!

Hashim Harap Ray Dalio dan Bridgewater Associates Gabung Danantara, ini Kata Ekonom hingga DPR!

Jakarta, Satu Indonesia – Utusan Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Sujono Djojohadikusumo yang merupakan adik kandung Presiden Prabowo Subianto berharap para tokoh global bergabung dengan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Pada Kamis (27/2/2025) dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2025, Hashim mengungkapkan siapa investor kawakan yang diharapkannya, yaitu Ray Dalio dan Bridgewater Associates.

“Semoga sosok-sosok seperti Ray Dalio dan Bridgewater Associates dapat bergabung (dengan Danantara),” ujar Hashim di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (27/2/2025).

Keberadaan para tokoh global ini diharapkan mampu menarik banyak investor agar bekerja sama dengan Danantara dalam berbagai proyek yang layak dan ramah lingkungan, untuk mendukung transisi energi hijau di Indonesia.

“Gagasan-nya untuk mengundang banyak investor untuk bekerja sama dalam berinvestasi pada proyek-proyek yang layak,” ungkapnya.

Pejabat Eksekutif Utama (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa Tony Blair menjadi salah satu dewan pengawas institusinya.

“Iya salah satunya,” kata Rosan.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron memandang bahwa siapa pun bisa berkontribusi di BPI Danantara termasuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Ia mengatakan bahwa bergabung Tony Blair dapat membantu berbagai target besar pemerintah terkait pembiayaan terhadap berbagai pembangunan nasional yang sejalan dengan peran Danantara.

Walaupun demikian, dia mengatakan bahwa dirinya menunggu peraturan presiden (perpres) terlebih dahulu untuk dapat memberikan pandangan lebih lanjut.

Sedangkan Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin merekomendasikan beberapa tokoh global dapat dijadikan dewan penasihat BPI Danantara.

Adapun, beberapa tokoh yang diusulkan itu di antaranya Joseph Stiglitz, Jeffrey Sachs, Hernando De Soto, hingga Ban Ki Moon.

BPI Danantara diluncurkan secara resmi oleh Presiden di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (24/2).

Presiden RI Prabowo Subianto bersama presiden ke-7 RI Joko Widodo dan presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menekan tombol bersama seraya meluncurkan secara resmi BPI Danantara.

Prabowo mengatakan bahwa Danantara sebagai dana kekayaan negara atau sovereign wealth fund Indonesia itu akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar AS dengan proyeksi dana awal mencapai 20 miliar dolar AS.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI