satuindonesia.co.id, Balikpapan – Pemerintah baru saja mengumumkan untuk pelaksanaan Upacara HUT ke 79 Kemerdekaan RI Tahun 2024 akan dilaksanakan di IKN Nusantara dan di Jakarta.
Demi memastikan kesiapannya, Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke kawasan IKN Nusantara.
Plt Waki Kepala OIKN yang juga Wamen ATR/BPN, Raja Juli Antoni mengatakan, untuk keiatan perayaan HUT Ke79 RI di IKN, maka OIKN telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan upacara di Ibu Kota Negara yang baru tersebut.
“Seperti yang di umumkan Menteri PMK, maka kami siap melaksanakan upacara 17 Agustus di IKN. Dimana upacara ini adalah upacara transisi untuk menyampaikan selamat datang IKN dan sekaligus juga jangan lupakan Jakarta,” ujarnya, Rabu (12/6/2024).
Dia menuturkan, upacara 17 Agustus 2024 tahun ini, akan dilaksanakan di dua tempat yakni di Jakarta dan IKN.
“Dimana upacara akan dilaksanakan secara sederhana, penuh dengan khidmatan dan kesyukuran dengan kehadirian ibu kota baru,” jelas Raja Juli.
Lanjut dijelaskannya, apakah nantinya penaikan bendera dilakukan di IKN dan penurunanya dilakukan di Jakarta, Raja Juli menegaskan untuk teknisnya nanti akan diumumkan oleh Kemensesneg.
“Hari ini juga (Rabu, 12/6, red) ada kunjungan dari sekretaris militer dan beberapa instansi lain untuk melihat kondisi lapangan, tapi terakhir kami lihat bersama Presiden Jokowi minggu lalu, Insyaallah OIKN akan berupaya sekuat tenaga untuk memastikan agar Upacara 17 Agustus 2024 berjalan dengan keren, khitmad sekaligus sebagai upacara transisi,” terangnya.
Dalam kunjungan kerjanya ke IKN, Raja Juli juga berkesempatan melihat kegiatan Belajar Bersama Guru (BEGURU) yang dilaksanakan Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN di Gedung Serba Guna, Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU.
“Kegiatan ini adalah salah satu amanah dalam pembangunan IKN, untu memastikan gagasan besar Presiden RI Jokowi dalam hal pemerataan ekonomi dari Jawa sentris menjadi Indonesia sentris, termasuk didalamnya pembangunan yang inklusif dimana tidak akan meninggalkan satu anak bangsa pun dalam pembangunan ini,” tuturnya.
Untuk itu, Raja Juli menambahkan, salah satu cara yang dilakukan OIKN adalah melakukan pemberdayaan atau peningkapan kapasity building kepada para pelaku UMKM disekitar IKN.
“Harapannya, kita tidak sekedar membangun IKN-nya, tapi juga membangun ekosistemnya termasuk masyarakat disekelilingnya,” imbuh Wakil Menteri ini.
Sementara itu, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin juga menambahkan, sampai saat ini Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat telah melakukan pembinaan terhadap sebanyak 417 pelaku UMKM disekitar wilayah IKN.
“Dalam kegiatan ini, OIKN hanya memberikan arahan kepada pelaku UMKM di sekitar IKN untuk bisa melihat peluang pasar dengan kehadiran ekosistem perekonomian yang terjadi di ibu kota negara baru ini,” ungkapnya.
Dia mengemukakan, sejauh ini sudah ada sebanyak 25 pelaku UMKM disekitar IKN yang telah dikurasi dan tentunya akan bertambah, namun semuanya tergantung kepada pelaku UMKM itu sendiri.
“Mereka (pelaku UMKM, red) yang sudah dikurasi ini ada yang bergerak dibidang kuliner dan kerajinan juga,” tambah Alimuddin.
Dalam kesempatan itu, dirinya juga membeberkan, dalam rangkaian pelaksanaan HUT ke 79 RI nantinya juga akan dilaksanakan Nusantara Expo yang didalamnya akan menggambarkaan bagaimana kondisi kehidupan warga yang akan tinggal di IKN Nusantara.
“Jadi pameran ini nantinya akan menjelaskan bagiaman pola-pola kehidupan warga yang akan datang yang ada di IKN Nusantara. Selain itu, kegiatan Nusantara Expo ini sebagai ajang sosialisasi IKN itu seperti apa dengan dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya,” pungkasnya.
(MH/HL)

