Kamis, Agustus 13, 2026
No menu items!

Video Dugaan Penembakan Air Gun Di Balikpapan Viral, Mahasiswa Jalani Pemeriksaan Polisi

Balikpapan – Sebuah vidio yang memperlihatkan dugaan aksi penembakan menggunakan senjata air gun di Balikpapan ramai beredar di media sosial. Pihak kepolisian segerea menindaklanjuti informasi tersebut, dan bergerak cepat untuk mengamankan seorang pria yang diketahui bersetatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Balikpapan.

Saat ini, tim gabungan dari polda kalimantan Timur bersama Polresta Balikpapan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian yang di duga melibatkan penggunaan air gun tersebut. Polisi juga masih mendalami motif pelaku yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Wakapolresta Balikpapan AKPB Fauzan Arianto menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan tindakan setelah video dugaan penembakan tersebut viral di berbagai platforma media sosial.

“Benar, terkait peristiwa yang viral di media sosial tersebut, tim gabungan polda kaltim dan polresta Balikpapan telah melakukan tindakan cepat. Yang bersangkutan sudah di amankan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan, “ujar Fauzan, Kamis (13/8/2026).

Mahasiswa yang telah di amankan itu masih menjalani pemeriksaan intensif. Hingga kini, penyelidikan belum dapat memastikan motif karena proses pendalaman masih berlagsung.

“Pelaku adalah seorang pria yang tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Balikpapan. Motif kejadian masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut”. ujarnya.

Selain mengamankan terduga pelaku, Polisi turut menyita satu unit senjata yang di sebut sebagai air gun dan diduga digunakan dalam peristiwa tersebut sebagai barang bukti.

“Senjata jenis air gun yang diduga digunakan dalam pristiwa tersebut juga telah diamankan tim untuk keperluan pemeriksaan,” ujarnya.

Kepolisian menegaskan bahwa dugaan penembakan tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan. Penyidik akan memastikan apakah senjata itu benar digunakan untuk menembak, ke arah mana tembakan dilepaskan, jenis proyektif yang digunakan, serta ada atau tidaknya korban dalam kejadian tersebut.

Tak hanya itu, legalitas kepemilikan serta tujuan penggunaan air gun tersebut juga menjadi bagian dari pemeriksaan guna memastikan seluruh aspek sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Tim saat ini tengah menjalani secara menyeluruh rangkaian pristiwa tersebut, termasuk meminta keterangan dari pihak dan para saksi, memeriksa rekaman video yang beredar, serta melakukan pengecekan terhadap legalitas dan peruntukan air gun tersebut,” jelasnya.

Video yang beredar luas di media sosial kini menjadi salah satu bahan penyelidikan. Polisi akan mencocokan isi rekaman tersebut dengan keterangan para saksi serta hasil olah tempat kejadian perkara.

Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan untuk mengintimindasi atau menakut-nakuti seseorang. Seluruh rangkaian peristiwa sebelum hingga sesudah dugaan penggunaan air gun turut ditelusuri.

Kasus penggunaan air gun maupun airsoft gun sebelumnya juga pernah menjadi perhatian aparat di Balikpapan. Pada Maret 2026, polresta Balikpapan sempat menangani lapolaran keributan yang diduga melibatkan penggunaan air gun dan mengamankan sejumlah pihak terkait.

Karena proses penyidikan masih berjalan, kepolisian belum mengungkap identitas mahasiswa tersebut, pihak yang diduga menjadi sasaran, maupun pasal yang berpotensi dikenakan.

Wakapolresta memastikan penanganan perkara akan dilakukan secara profesional berdasarkan alat bukti dan hasil penyelidikan yang diperoleh.

“Peristiwa ini pasti akan kami tindak secara tegas, profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”tegasnya.

Masyarakat juga dihimbau agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya dari video yang beredar di media sosial.

Menurut kepolisian, rekaman video tersebut memang menjadi salah satu petunjuk, namun seluruh informasi tetap harus diverifikasi melalui keterangan saksi, kondisi di lokasi kejadian, serta hasil pemeriksaan barang bukti.

Hingga saat ini, penyidik masih memeriksa mahasiswa yang diamankan dan terus mendalami motif serta kronologi legkap kejadian.

Polisi menyatakan perkembangan kasus akan disampaikan kembali pada publik setelah proses penyelidikan menghasilkan fakta yang lebih lengkap.

(MH/kurnia)

TERPOPULER

TERKINI

Pemkab PPU Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026

Penajam, Satu Indonesia - Status siaga darurat bencana hidrometeorologi Tahun 2026 ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).Penetapan status tersebut dilakukan sebagai langkah...