Selasa, Mei 19, 2026
No menu items!

Pemkot-Polresta Samarinda Siapkan Operasi Lilin Mahakam 2025, Empat Gereja Jadi Prioritas

Samarinda, Satu Indonesia – Polresta Samarinda menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Operasi Lilin Mahakam 2025 dalam rangka jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Rakor tersebut dilaksanakan di Gedung Kantor Polresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi pada Senin (15/12/2025).

Rapat ini dihadiri berbagai unsur Forkopimda, perangkat daerah terkait, serta instansi pelayanan publik guna memastikan seluruh kegiatan masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menyampaikan bahwa Operasi Lilin Mahakam 2025 akan dilaksanakan mulai 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Ia pun menegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor agar pengamanan di seluruh wilayah Kota Samarinda dapat berjalan optimal.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun, namun kami tidak boleh terlalu yakin semuanya akan berjalan lancar. Polresta Samarinda berkomitmen memastikan seluruh rangkaian kegiatan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman dan tertib,” ujar Hendri Umar.

Dari hasil pemetaan, terdapat 190 gereja di Samarinda, dengan 105 gereja melaksanakan perayaan Natal. Dari jumlah tersebut, empat gereja dikategorikan memiliki tingkat kerawanan tinggi sehingga akan mendapatkan pengamanan lebih intensif.

Empat lokasi yang menjadi prioritas pengamanan tersebut yakni Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi, Gereja Katolik Paroki Santo Lukas, GPIB Jemaat Immanuel Samarinda, serta GPdI Bethesda Loa Janan Samarinda Seberang. Dengan jumlah jemaat lebih dari 2.000 orang, keempatnya memerlukan pola pengamanan lebih terperinci.

Polresta Samarinda juga menyiapkan 10 pos pengamanan dan pos terpadu di beberapa lokasi strategis seperti Teras Samarinda, pintu tol Palaran, Bandara APT Pranoto, dan Pelabuhan Nusantara.

Selain itu, kegiatan car free night dan pesta kembang api diimbau untuk dipusatkan di kawasan Teras Samarinda agar pengawasan lebih mudah dilakukan.

Terkait perayaan malam pergantian tahun yang akan diisi dengan kegiatan car free night, karnaval dan pesta kembang api, Polresta Samarinda mendukung rencana pemusatan kegiatan di Teras Samarinda agar pengawasan dan pengendalian massa dapat dilakukan secara terfokus.

Meski demikian, kepolisian tetap memantau lokasi lain, termasuk hotel-hotel yang berencana menggelar pesta kembang api seperti Hotel Mercure dan Hotel Aston. Seluruh kegiatan tersebut akan melalui rekomendasi dan pengawasan Sat Intelkam Polresta Samarinda serta koordinasi dengan Polda Kalimantan Timur.

Selain pengamanan terbuka, Polresta Samarinda juga menyiapkan langkah sterilisasi di gereja-gereja dengan tingkat kerawanan tinggi. Sterilisasi dilakukan bekerja sama dengan satuan Brimob dan tim penjinak bahan peledak.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polresta dalam menyelenggarakan rapat koordinasi tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Polresta Samarinda atas langkah konkret memastikan libur Nataru berjalan aman, lancar, damai, dan kondusif. Kegiatan ini mencerminkan hadirnya negara dan pemerintah dalam melindungi seluruh masyarakat,” ungkap Wali Kota.

Andi Harun juga menekankan pentingnya koordinasi terstruktur dan humanis antarinstansi untuk menjaga ketertiban umum, kelancaran arus lalu lintas, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Ia menambahkan, Pemkot Samarinda bersama unsur terkait akan memantau sejumlah titik keramaian seperti Teras Samarinda, Taman Samarinda, Jembatan Mahakam, dan Citra Niaga, agar tetap terkendali dan aman bagi masyarakat yang berlibur.

“Kita juga perlu melakukan mitigasi sejak dini, terutama terhadap potensi bencana dan cuaca ekstrem. BPBD, Damkar, dan layanan medis harus siaga 24 jam, termasuk aktivasi puskesmas dan layanan on doctor,” tegasnya.

Menutup arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman dan memastikan Samarinda sebagai kota yang aman, toleran, dan harmonis.

TERPOPULER

TERKINI

TPID Balikpapan, PPU, dan Paser Perkuat Antisipasi Inflasi Jelang Iduladha 2026

Balikpapan, Satu Indonesia — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser memperkuat sinergi pengendalian inflasi menjelang...