Rabu, Oktober 28, 2026
No menu items!

Nelayan Keluhkan Harga BBM, DPRD PPU Dorong Pemda Segera Bangun SPBN

Satu Indonesia, Penajam – Ketua Komisi I, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Ishaq Rahman mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk segera membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) pada 2026 mendatang.

Menurutnya, keberadaan SPBN di PPU sangat penting sebagai salah satu langkah konkret dalam menghadirkan Bahan Bakar Minyak (BBM) khusus nelayan dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

“Harga BBM sudah menjadi keluhan bagi para nelayan, sehingga permasalahan ini tentu menjadi perhatian kita dari DPRD,” ujar Ishaq.

Ia menyampaikan bahwa para nelayan kerap membeli BBM jenis bio solar dengan harga normal, yakni bekisar Rp12.000 hingga Rp12.500 per liter.

Seharusnya, kata dia, nelayan mendapatkan BBM subsidi dengan harga yang relatif lebih rendah sesuai dengan ketentuan pemerintah, sehingga beban operasional mereka tidak semakin berat dan hasil tangkapan tetap memberikan keuntungan yang layak.

“Sepatutnya nelayan itu memperoleh haknya, yaitu dengan mendapatkan BBM subsidi,” ucap Ishaq.

Kini permasalahan keluhan nelayan terkait harga BBM tengah dicarikan solusi oleh pemerintah daerah.

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu berkoordinasi dengan pihak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Koordinasi ini penting agar penyediaan dan proses pendistribusian BBM bersubsidi bisa tepat sasaran, sehingga para nelayan tidak lagi mengeluarkan ongkos lebih.

Melalui langkah ini, permasalahan harga BBM yang menjadi keluhan para nelayan diharapkan dapat terselesaikan.(ADV/DPRD PPU)

TERPOPULER

TERKINI

MIF 2026 di IKN Perkuat Peluang Investasi dan Kerja Sama dengan Delegasi Internasional

Nusantara, Satu Indonesia - Pada Kamis (22/10/2026), Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 kembali digelar di Ibu Kota Nusantara.Untuk mendorong transformasi ekonomi daerah, khususnya di...