Minggu, April 19, 2026
No menu items!

Benarkah Makan Banyak Telur Sebabkan Bisul? Ini Faktanya!

Samarinda, Satu Indonesia – Telur dikenal luas sebagai sumber protein dan kalori yang baik. Selain rasanya yang lezat, harganya relatif terjangkau, dan mudah diperoleh, telur juga termasuk makanan padat nutrisi dengan banyak kelebihan. 

Telur menyediakan hampir semua zat gizi penting bagi tubuh, mulai dari vitamin A, B, D, dan E, folat, asam lemak omega-3, fosfor, hingga selenium. Tak hanya itu, telur juga mengandung lutein, zat besi, zinc, dan kalsium. 

Meski demikian, sebagian orang masih ragu mengonsumsi telur dalam jumlah banyak karena diyakini dapat memicu bisul. Benarkah anggapan tersebut? Dilansir dari Alodokter, berikut penjelasan lengkapnya.

Fakta Konsumsi Banyak Telur Dapat Menyebabkan Bisul

Di balik banyaknya manfaat pada telur, tersebar mitos di masyarakat bahwa konsumsi telur yang terlalu banyak dapat menyebabkan bisulan. Hal ini membuat banyak orang akhirnya membatasi konsumsi telur.

Anggapan yang menyebutkan bahwa banyak makan telur dapat menyebabkan bisul hanyalah mitos. Hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan kebenarannya.

Perlu diketahui bahwa bisul bukan disebabkan oleh makanan tertentu, melainkan infeksi bakteri di kulit atau kulit tertusuk rambut. Bisul juga bisa terjadi ketika kulit mengalami infeksi karena luka terbuka atau gigitan serangga.

Di samping itu, ada banyak faktor lain yang dapat memicu munculnya bisul, yaitu:

  • Kontak fisik langsung dengan orang lain yang menderita bisul
  • Tidak menjaga kebersihan tubuh dengan baik
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Berat badan berlebihan atau obesitas
  • Adanya masalah kulit, seperti eksim atau kulit berjerawat
  • Kebiasaan sering mencukur bulu atau rambut

Alergi Telur dan Risiko Terjadinya Bisul

Telur memang bukan penyebab munculnya bisul, tetapi sebagian orang memang bisa mengalami alergi telur. Nah, ketika hal ini terjadi, orang yang mengalami alergi terhadap telur bisa mengalami masalah kulit, seperti gatal-gatal, bentol-bentol, dan muncul ruam di kulit.

Ketika reaksi alergi tersebut muncul, mereka mungkin akan sering menggaruk kulitnya. Kulit yang gatal dan digaruk berlebihan ini bisa saja terluka dan mengalami infeksi, sehingga muncul bisul.

Selain susu, telur memang tergolong sebagai salah satu jenis makanan yang paling sering menimbulkan alergi, terutama pada anak-anak. Namun, alergi terhadap telur umumnya dapat teratasi seiring pertambahan usia atau dengan pengobatan yang tepat.

Selain bisul atau masalah di kulit, orang yang mengalami alergi telur juga dapat mengalami gejala lain, seperti sakit perut, muntah, dan diare. Meski jarang terjadi, pada kasus tertentu, alergi telur juga bisa menyebabkan reaksi alergi parah yang disebut anafilaksis. Namun, kasus ini sangat jarang muncul.

Jadi, kesimpulannya, telur tidak menyebabkan bisul dan aman dikonsumsi oleh orang yang sehat dan tidak memiliki riwayat alergi telur. Sementara itu, pada orang yang memiliki alergi telur, asupan telur mungkin perlu dibatasi atau dijauhi, jika memang sering menimbulkan keluhan, sepergi gatal-gatal atau bisul di kulit.

Di samping itu, penderita kolesterol tinggi atau penyakit jantung juga perlu memperhatikan jumlah telur yang dikonsumsi. Ini karena kuning telur mengandung kolesterol yang cukup tinggi, sehingga berisiko menimbulkan sumbatan di pembuluh darah, jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.

Apabila setelah mengonsumsi telur kamu mengalami bisul dan gejala alergi makanan lainnya, seperti kulit gatal, bengkak, dan bentol-bentol, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...