Kamis, Juni 4, 2026
No menu items!

5 Cara Efektif Atasi Biang Keringat pada Bayi

Samarinda, Satu Indonesia – Biang keringat memang lazim terjadi pada anak-anak, tak terkecuali pada bayi. Mereka sangat rentan mengalaminya karena pori-pori kulit mereka lebih kecil daripada pori-pori orang dewasa.

Meski tidak termasuk dalam kondisi berbahaya, bintik-bintik kecil atau biang keringat tersebut umumnya menimbulkan rasa gatal sehingga bisa mengganggu kenyamanan Si Kecil.

Biang keringat umumnya muncul akibat cuaca sedang lembap dan panas, atau jika Si Kecil demam dan banyak berkeringat. Kondisi yang juga dikenal dengan istilah keringat buntet ini menyebabkan pori-pori kulit bayi tersumbat dan membuat keringat tidak bisa keluar.

Bila mengalami biang keringat, bayi mungkin akan rewel dan sering menangis. Pasalnya, biang keringat yang muncul di kulit bisa memicu rasa gatal. Oleh karena itu, sangat penting bagi Bunda untuk mengetahui cara mengatasi biang keringat pada bayi agar keluhan gatal bisa cepat menghilang.

5 Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi

Biang keringat kebanyakan bisa sembuh dan hilang sendiri dalam beberapa hari, kecuali jika biang keringat mengalami infeksi. Berikut ini terdapat beberapa cara mengatasi biang keringat pada bayi yang bisa Anda terapkan di rumah:

1. Hindari udara panas dan lembap

Cara mengatasi biang keringat pada bayi yang pertama adalah memindahkan Si Kecil ke ruangan yang sejuk dan teduh. Jika menggunakan AC atau kipas angin, Anda disarankan untuk tidak mengarahkan angin langsung ke tubuh Si Kecil.

Selain itu, apabila Anda keluar rumah dengan membawa Si Kecil, jangan lupa membawa kipas dan topi untuknya. Jangan lupa juga untuk memastikan Si Kecil minum cukup air putih. Gunanya untuk mengganti semua cairan yang hilang melalui keringat agar bayi tidak mengalami dehidrasi.

2. Pakaikan pakaian dari serat alami

Cara mengatasi biang keringat pada bayi berikutnya adalah Anda disarankan untuk memilih pakaian dari serat alami untuk Si Kecil, misalnya pakaian berbahan katun. Hindari memakaikan pakaian dari kain sintetis, seperti poliester dan nilon, karena kedua jenis kain tersebut membuat hawa panas terperangkap.

Selain itu, berikan pakaian yang longgar kepada Si Kecil, atau sesekali biarkan Si Kecil tanpa pakaian dan popok selama beberapa waktu. Namun, tetap pastikan ia tidak kedinginan.

3. Hindari sering menggendong bayi

Menggendong bayi ketika cuaca panas tidak disarankan apabila ingin mengatasi biang keringat pada bayi. Ketika digendong, Si Kecil harus berhadapan dengan 2 sumber panas, yaitu cuaca dan suhu tubuh Anda.

Jika Anda ingin menggendong saat cuaca panas, pakaikan Si Kecil baju yang ringan, lembut, dan menyerap keringat.

4. Jaga kulit bayi tetap sejuk

Salah satu cara mengatasi biang keringat pada bayi adalah mendinginkan kulit bayi yang terkena biang keringat menggunakan kain basah yang sejuk. Selain itu, Anda juga bisa menyejukkan kulit bayi dengan cara memandikannya.

5. Oleskan losion dan krim hanya bila diperlukan

Jika Si Kecil menangis ketika Anda menyentuh kulitnya, oleskan losion kalamin ke kulitnya. Namun, jangan sampai mengoleskan losion pada kulit di dekat mata bayi.

Jika biang keringat yang dialami Si Kecil sangat parah, gunakan krim hidrokortison sesuai saran dokter. Selain itu, Anda disarankan juga untuk tidak menggunakan salep dan losion jenis lainnya karena dapat membuat ruam menjadi parah.

Biang keringat biasanya dapat hilang dengan sendirinya. Namun, cara mengatasi biang keringat pada bayi di atas juga bisa Anda coba sendiri di rumah.

Apabila berbagai cara mengatasi biang keringat pada bayi di atas sudah Anda lakukan tetapi biang keringat tidak kunjung menghilang atau justru bertambah parah dan disertai dengan gejala lain, seperti demam dan sesak napas, jangan tunda untuk membawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Sumber: Alodokter

TERPOPULER

TERKINI