Samarinda, Satu Indonesia – Pemprov Kalimantan Timur terus genjot realisasi pendidikan gratis di Benua Etam.
Salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yaitu pembagian seragam gratis untuk para peserta didik pun ditargetkan mulai terealisasi pada bulan Agustus 2025.
Sebanyak 65.004 lembar seragam putih abu-abu lengkap dengan perlengkapan sekolah tas, topi dan sepatu akan dibagikan para peserta didik jenjang SMA/SMK/SLB tahun ajaran 2025/2026.
Dalam keterangannya, Selasa (29/7/2025), Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyatakan bahwa saat ini persiapan seragam gratis terus berproses.
Komunikasi lebih lanjut dengan masing-masing sekolah juga terus dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, terkait pendataan jumlah siswa penerima bantuan seragam gratis dan perlengkapan sekolah di masing-masing sekolah pendidikan menengah.
“Seragam gratis bulan-bulan ini (Juli) harusnya sudah mulai. Nanti saya akan cek ke Disdikbud lagi. InsyaAllah Agustus realisasinya,” ucapnya.
Dijelaskan, bantuan ini berlaku bagi seluruh siswa baru. Baik yang diterima di sekolah negeri maupun swasta.
“Program ini bertujuan untuk meringankan beban orang tua murid di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim,” tegas Seno.
Lebih lanjut Seno mengatakan, untuk jenis seragam lain seperti batik, pramuka, atau seragam khas sekolah, pengadaannya menjadi tanggung jawab masing-masing orang tua siswa. Namun, pemerintah provinsi telah memberikan kelonggaran, dan tidak mewajibkan pembelian seragam baru itu.
Melalui Surat Edaran (SE) 100.3.4/17701/Disdikbud.III tertulis sekolah pada satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/SLB negeri di Kaltim dilarang menjual seragam sekolah. Sehingga para orang tua maupun siswa dapat membeli seragam di luar sekolah.
“Kita sudah buat edaran di tujukan ke SMA/SMK supaya tidak mengadakan di sekolah, dan (pembeliannya) sendiri masing-masing orang tua, atau bisa menggunakan seragam lama yang punya kakaknya juga boleh. Kita tidak mengharuskan membeli baru,” pungkasnya.

