Jumat, Mei 1, 2026
No menu items!

Bukannya Shalat Ied, Pria Ini Malah Bobol Toko Kelontong di Hari Raya!

Samarinda, Satu Indonesia – Seorang pria di Samarinda nekat membobol sebuah toko kelontong di Jalan Ir. Soekarno, Sungai Kunjang, Samarinda pada saat umat muslim tengah ramai-ramai menunaikan shalat Ied.

Peristiwa ini terjadi di pagi Hari Raya Idul Fitri, Senin (31/3/2025), di saat orang-orang tengah memanfaatkan momen sakral, bersujud dan bersyukur di hari kemenangan umat Muslim.

Aksi kriminal Eko (43), dengan merusak gembok toko, ia berharap bisa menggasak barang dagangan tanpa hambatan.

Namun, takdir berkata lain. Bukannya melenggang bebas dengan hasil curian, ia justru terjebak di dalam toko yang baru saja ia bobol. Pintu yang tadinya ia buka dengan paksa kini justru mengurungnya tanpa jalan keluar. Eko terjebak di dalam toko kelontong yang menjadi sasaran pencuriannya.

Nasib buruknya semakin bertambah ketika petugas dari unit Patwal dan Patroli Beat 110, yang sedang melakukan pengamanan di sebuah langgar, mulai mencurigai situasi tak biasa. Kecurigaan tersebut terbukti benar setelah aparat menemukan Eko dalam keadaan terperangkap di dalam toko.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi juga menemukan sebilah senjata tajam (sajam) yang diduga akan digunakan untuk melancarkan aksinya.

Tanpa perlawanan, Eko langsung digelandang ke Polsekta Sungai Kunjang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai motif dan kemungkinan keterlibatan Eko dalam aksi kejahatan lainnya di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya, Senin (31/3/2025), Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk beribadah.

“Kami mengingatkan warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama di momen-momen seperti ini. Jangan lupa memastikan pintu rumah atau toko terkunci dengan baik dan memasang pengamanan tambahan jika perlu,” ujar Kompol La Ode, dikutip Selasa (1/4/2025).

Alih-alih merayakan kemenangan di hari suci, Eko kini harus menghadapi konsekuensi dari perbuatannya, yaitu menginap di balik jeruji besi.

“Untuk Eko sudah kami serahkan ke Polresta Samarinda. Semoga ini jadi pelajaran dan warga lebih meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya.

TERPOPULER

TERKINI

Skema Terorganisir Terbongkar: 20 Ribu Liter BBM Subsidi Disalahgunakan, 25 Tersangka Diciduk

Balikpapan, Satu Indonesia – Praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam skala besar berhasil diungkap Polda Kalimantan Timur. Dalam operasi selama 30 hari,...