Samarinda, Satu Indonesia – Wakil Gubernur (Wagub) Seno Aji kembali ke Samarinda melalui jalur darat sepulangnya melaksanakan Safari Ramadan di Melak, Kutai Barat (Kubar).
Dalam kesempatan ini, Wagub sekaligus melihat kondisi terkini secara langsung jalur transportasi dari Barong Tongkok di Kutai Barat (Kubar) hingga Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).
Ia pun sangat kecewa, lantaran kondisi jalan banyak berlubang, namun pemerintah pusat hanya melakukan kegiatan rutin pemeliharaan jalan, bukan peningkatan jalan.
Saat turun dan menyaksikan langsung kerusakan jalan di kawasan Kecamatan Bongan, Kutai Barat, Senin mengkritik bahwa setiap tahun rusak, cuma dibeginikan.
“Rusak ditambal, rusak ditambal. Tidak ada peningkatan. Aspal rusak hanya kembali diaspal,” cetus Wagub, Jum’at (28/3/2025).
Menurutnya, Indonesia sudah merdeka berpuluh-puluh tahun, tapi warga di jalur Kukar – Kubar masih belum merasakan layaknya kemerdekaan.
Ia mengungkapkan bahwa penanganan jalan di sekitar Kecamatan Bongan terutama, hanya dilakukan tambal sulam. Tidak ada peningkatan jalan.
“Tolong ditingkatkan, jangan cuma ditambal sulam. Percuma kalau begini terus,” tegasnya.
Dirinya berencana akan melayangkan surat protes ke Presiden, “Saya akan kirim surat ke Presiden,” sambung Wagub.
Ia memperkirakan anggaran yang digelontorkan sudah ratusan miliar. Bahkan, lanjutnya, triliunan dana sudah dikucurkan pusat. Namun jalan berkualitas, hanya sedikit yang bisa dilalui.
“Jangan cuma di aspal, besoknya rusak lagi. Tingkatkan jadi cor,” pinta Wagub Seno kepada petugas BBPJN, unit kerja di bawah Kementerian PUPR.
Laporan BBPJN jalur Kukar-Kubar disebutkan nol persen
Seno menyebut, kondisi jalan rusak parah di jalur Kukar-Kubar menurut laporan BBPJN dicatatkan nol persen. Atas laporan ini, Wagub menilai, menjadi pemicu pusat hanya memberikan paket kegiatan pemeliharaan setiap tahun, bukan peningkatan menjadi cor atau semen.
Untuk itu, Seno menegaskan jalur ini perlu perhatikan khusus pemerintah pusat. Bukan sekadar pemeliharaan.
“Ini 100 km cuma Rp15 miliar. Kita mau kemantapan jalan itu benar-benar mantap. Kita mau cor semua,” tandasnya.
Redaksi

