Sabtu, Juni 6, 2026
No menu items!

Beberapa Makanan yang Tidak Boleh Disimpan Dalam Freezer

Samarinda, Satu Indonesia – Bagi sebagian besar orang, mengawetkan makanan dengan menyimpannya ke dalam freezer telah menjadi pilihan. Alasannya beragam, mulai dari memperpanjang masa simpan makanan tersebut, mengurangi sampah makanan dengan mengawetkannya, bahkan hingga demi kebutuhan berhemat.

Tapi tahukah anda tidak semua makanan boleh masuk ke dalam freezer. Beberapa diantaranya tidak boleh berada dalam kondisi beku. Bahan makanan tersebut justru bisa kehilangan tekstur, menjadi tidak menyatu, bahkan tidak dapat dikonsumsi setelah dicairkan.

Agar terhindar dari kesalahan membekukan makanan, inilah 15 jenis bahan makanan yang sebaiknya tidak dibekukan dan solusi untuk menjaganya agar tetap segar!

Telur

Tidak disarankan untuk menyimpan telur utuh di dalam freezer karena cairan dalam telur akan mengembang saat membeku, hal ini bisa membuat cangkang pecah. Selain telur utuh, telur goreng pun cenderung mengalami perubahan tekstur dan menjadi karet setelah dibekukan. Untuk membekukan telur dengan aman, kocoklah telur dan simpan dalam wadah kedap udara seperti ziplock, membekukan dalam porsi tersendiri menggunakan tempat cetakan es batu bisa menjadi alternatif.

Makanan berbasis susu

Membekukan susu, yogurt, krim, krim asam atau keju cottage mungkin tampak seperti cara yang baik untuk memperpanjang masa simpan, namun bahan ini justru cenderung terpisah saat dicairkan sehingga menghasilkan tekstur yang menggumpal dan berair. Hal serupa juga berlaku untuk sup dan saus berbagai dasar krim.

 Pasta yang dimasak

Membekukan pasta yang sudah dimasak sering kali menghasilkan tekstur yang kenyal dan lembek saat dipanaskan kembali. Pertimbangkan untuk membekukan saus secara terpisah dengan pasta segar jika dibutuhkan. Jika berencana membekukan pasta, masaklah pasta dengan tingkat kematangan yang tepat (al dente) dan aduk dengan sedikit minyak sebelum disimpan.

Sayuran dengan kandungan tinggi air

Sayuran seperti selada, mentimun, dan tomat memiliki kandungan air yang tinggi. Saat dibekukan, jenis sayuran ini dapat mengalami perubahan tekstur dan menjadi lembek setelah dicairkan.

Sayuran hijau untuk salad

Sayuran berdaun hijau seperti selada, bayam, kangkung memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga saat dicarikan akan merusak tekstur asli sayuran itu. Tidak disarankan untuk membekukan selada dan sayuran berdaun hijau lainnya yang akan disajikan dalam salad segar. Namun bila sayuran hijau akan disajikan dalam bentuk sup dan smoothie, tidak masalah untuk membekukan sayuran hijau.

Kentang

Seperti halnya sayuran hijau, kentang mentah tak dapat dibekukan karena memiliki kandungan air yang tinggi dan bisa menjadi lembek saat dicairkan. Agar kentang dapat bertahan lebih lama, simpanlah kentang mentah di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung untuk penyimpanan jangka panjang.

Begitupun dengan kentang rebus. Kentang yang direbus sebelumnya dapat menjadi lembek setelah dibekukan dan dicairkan. Biasanya orang-orang membekukan kentang yang direbus untuk kentang goreng namun, cara ini kurang cocok karena kentang dapat berubah tekstur menjadi lebih lembek.

Makanan goreng

Menyimpan makanan yang telah digoreng ke dalam pembeku menyebabkan makanan menghilangnya tekstur renyah saat dipanaskan kembali, bahkan sering kali menjadi lembek dan basah. Bila memiliki sisa makanan goreng yang ingin dikonsumsi kembali, simpanlah di lemari dan panaskan kembali di dalam oven atau air fryer untuk mengembalikan tekstur renyahnya.

Keju lembut

Keju lunak seperti krim keju, ricotta, dan keju kambing tidak dapat dibekukan karena cenderung terpisah dan menjadi kasar setelah dicairkan. Namun untuk keju dengan tekstur kasar seperti cheddar, parmesan dan gouda lebih cocok untuk dibekukan dan dapat diparut sehingga dapat disimpan untuk digunakan kemudian.

Salad berbahan dasar mayones

Salad ayam, salad telur, dan hidangan lain yang dibuat dengan mayones tidak dapat dibekukan dengan baik karena mayones akan terpisah selama proses pencairan sehingga menghasilkan tekstur yang encer dan tidak menggugah selera. Sebagai gantinya, bekukan protein yang dimasak secara terpisah, kemudian campurkan mayones saat siap menyantapnya.

Rempah-rempah segar

Rempah-rempah seperti kemangi atau basil, daun ketumbar, dan peterseli akan kehilangan rasa dan tekstur jika disimpan begitu saja. Untuk meningkatkan daya simpan, rempah-rempah tersebut dapat dicincang kemudian dibekukan dalam kotak es batu dengan tambahan minyak zaitun. Rempah-rempah ini selanjutnya dapat ditambahkan ke dalam sup atau saus nantinya.

Buah-buahan tinggi kandungan air

Buah-buahan yang memiliki kandungan air tinggi seperti semangka, jeruk akan menjadi lembek dan kehilangan tekstur setelah dibekukan. Sebaiknya buah-buatan yang tinggi kandungan air hanya dibekukan jika berencana mencampur buah beku itu menjadi smoothie atau minuman lainnya.
Hal yang patut diingat terkait pembekuan adalah makanan akan mengembang saat dibekukan, sebaiknya sisakan sedikit ruang di wadah penyimpanan kedap udara sebelum dibekukan.

Alpukat utuh

Alpukat utuh akan menjadi cokelat dan lembek saat dicairkan. Jika ingin mengawetkan alpukat, maka perlu memotong buah ini dalam beberapa potongan dadu, memberikan sedikit perasan lemon agar warna tetap segar serta menyegel dalam wadah kedap udara.

TERPOPULER

TERKINI