Samarinda, Satu Indonesia – Komisi III DPRD Kaltim mendukung penuh pembangunan Bandar Udara di Kabupaten Paser dan peningkatan status bandara di Kabupaten Berau menjadi bandara internasional.
Dukungan ini bukan hanya sebatas wacana, melainkan langkah nyata untuk memastikan infrastruktur udara hadir sebagai fondasi penting dalam membuka akses wilayah, mempercepat mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dalam rangka pemerataan pembangunan dan penguatan konektivitas di Kalimantan Timur.
Untuk mendapatkan gambaran secara paripurna, Komisi III mengambil langkah konkret dengan menyambangi langsung Kantor Wilayah Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan pada Kamis (6/8/2036).
Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh beserta rombongan disambut Kepala Otban Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin, beserta jajaran.
didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi, Sekretaris Komisi III Abdurahman KA, serta Anggota Komisi III Sayid Muziburrachman, Apansyah, Sugiono, Subandi, Baharuddin Muin dan Abdul Rakhman Bolong.
Menurut keterangan resmi DPRD Prov. Kaltim, pertemuan ini menjadi ruang koordinasi strategis untuk membahas progres pembangunan Bandara Paser, termasuk kendala yang dihadapi serta solusi yang perlu ditempuh agar proyek vital tersebut dapat segera terealisasi.
Sementara itu, Otban Wilayah VII Balikpapan menjelaskan bahwa pembangunan fisik Bandara Paser saat ini telah mencapai sekitar 25 hingga 30 persen. Selain itu, secara regulasi maupun potensi jumlah penumpang, Kabupaten Paser dinilai telah memenuhi kelayakan untuk memiliki bandar udara yang beroperasi secara penuh.
Selain bandara di Paser, Komisi III juga menyoroti potensi besar bandara di Kabupaten Berau menjadi bandara internasional. Dimana diyakini akan membuka pintu masuk wisatawan mancanegara langsung ke Kaltim. Tentu saja dampaknya bukan hanya pada sektor pariwisata, namun juga pada pemerataan manfaat ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Redaksi

