Makasar, Satu Indonesia – Pemerintah menargetkan pembangunan puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada tahun 2026.
Menurut pemerintah, program ini tidak dalam rangka untuk menyaingi warung klontong maupun supermarket, namun menjadi pusat distribusi bantuan pemerintah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di pedesaan.
Hal ini ditegaskan melalui Seminar Nasional KDKMP yang digagas oleh 10 Asosiasi Desa bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
Menteri Desa PDT Yandri Susanto pada acara Seminar KDKMP di Makasar Sulawesi Selatan Selasa (4/8/2026) menegaskan bahwa Seminar ini memberikan pemahaman soal tujuan, manfaat serta tahapan implementasi program agar koperasi mampu menjadi penggerak ekonomi ditingkat desa dan kelurahan.
Mendes Yandri mengatakan, pemerintah optimis Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi penggerak ekonomi desa, memperkuat distribusi barang subsidi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Terkait kendala lahan dibeberapa daerah pemerintah menyatakan akan terus berkoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait agar pembanguan koperasi dapat berjalan sesuai.dengan target nasional,”tegas Mendes Yandri di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, dikutip Kamis (6/8/2026).
Seminar dibuka Menko Pangan Zulkifli Hasan ini diikuti sekitar 500 peserta selain berasal dari para anggota asosiasi desa. Hadir jug Gubernur Sulsel, para Bupati di Sulsel, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Koperasi, para akademisi, organisasi kemasyarakan dan lainnya.
Pada kesempatan tersebut juga kembali dibacakan pernyataan bersama oleh 10 Asosiasi Desa terkait dukungannya untuk program KDKMP ini.
Para Asosiasi Desa bersepakat bahwa program KDKMP adalah program prioritas pemerintah yang harus didukung semua pihak termasuk para Asosiasi Desa.
Redaksi

