Balikpapan, Satu Indonesia – Selasa (22/9/2026), Kodam VI/Mulawarman menggelar bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah bagi ratusan warga di Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pemeriksaan kesehatan juga diarahkan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat.
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono mengatakan, layanan kesehatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki penyakit bawaan. Langkah antisipasi terhadap dampak kondisi cuaca dan paparan asap yang terjadi di sejumlah wilayah juga dilakukan melalui pemeriksaan.
“Ya pasti. Jadi tidak hanya mungkin mereka yang memiliki penyakit-penyakit bawaan, juga kondisi cuaca akibat kemarau yang tentunya kita tahu, asap juga ada di sekitar kita,” kata Krido, ditemui disela-sela pemeriksa kesehatan warga, Selasa (22/9/2026).
Menurut dia, sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), TNI berupaya memberikan pengobatan sekaligus pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.
Mengingat paparan asap dapat memicu keluhan pada saluran pernapasan, layanan tersebut menjadi penting, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan kualitas udara yang menurun.
Dokter RS Dr R Hardijanto Balikpapan, Kapten Ckm dr Rahmat, mengatakan bahwa penanganan akan diberikan kepada warga yang datang menjalani pemeriksaan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
“Sejauh ini sudah sekitar 100 orang lebih yang dilayani,” ujar Rahmat.
Ia menjelaskan, sejumlah obat-obatan dasar telah disiapkan tim kesehatan untuk menunjang pelayanan. Paracetamol, antibiotik, serta obat pendukung lainnya di antaranya, sesuai kebutuhan pasien dan hasil pemeriksaan dokter.
Pasien yang ditemukan mengalami gejala lebih berat, Rahmat menambahkan, tidak hanya diberikan pengobatan di lokasi. Mereka akan diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lanjutan di rumah sakit.
“Apabila dari pengobatan hari ini kita temukan ada gejala yang memberat dari pasien, maka untuk selanjutnya kita arahkan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan yang lebih maksimal,” katanya.
Menurut Rahmat, selama satu hari kegiatan bakti kesehatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan jajaran kesehatan TNI. Dukungan lintas sektor juga dibutuhkan dalam penanganan gangguan kesehatan akibat asap, kata dia.
“Kita lintas sektor saling mendukung antara kesehatan, kemudian dari pemerintahan. Kita saling mendukung dalam hal ini,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan gratis, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 TNI, Kodam VI/Mulawarman juga menggelar donor darah.
Tidak hanya mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga dapat memperoleh penanganan awal apabila ditemukan keluhan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan, termasuk gangguan pernapasan akibat paparan asap.
(MH/Nisrina)

