Minggu, April 19, 2026
No menu items!

CFN Resmi Dibuka, Warga Samarinda Antusias

Samarinda, Satu Indonesia – Pembukaan Car Free Night (CFN) di Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda pada Sabtu 18 April 2026 berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi penanda mulainya pemerintah kota dalam menghadirkan ruang publik yang ramah pejalan kaki pada malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu menyampaikan bahwa CFN merupakan pengembangan dari konsep Car Free Day yang selama ini telah berjalan. Ia menjelaskan, kegiatan ini berlangsung setiap malam Minggu mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WITA.

Car free night ini cikal bakalnya adalah car free day, dan ini juga bagian dari upaya efisiensi energi bahan bakar fosil,” ujarnya.

Menurutnya, pembatasan kendaraan bermotor di kawasan tersebut diharapkan dapat mengurangi mobilitas berbasis kendaraan pribadi.

Selama pelaksanaan CFN, ruas Jalan Kesuma Bangsa ditutup bagi kendaraan bermotor. Masyarakat yang ingin melintas diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif, sementara area tersebut difokuskan untuk aktivitas sosial warga.

Selain sebagai ruang interaksi, kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM. Pemerintah membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berjualan dan meramaikan kawasan, sehingga terjadi perputaran ekonomi di malam hari.

Hotmarulitua menyebut, antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pelaksanaan.

“Kita lihat tadi antusiasnya sudah sangat banyak, padahal ini baru setengah ruas jalan yang dibuka,” katanya.

Ke depannya, pemerintah berencana terus mengevaluasi dan mengembangkan kegiatan ini. CFN diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga Kota Samarinda.

Dishub Samarinda Turut Sosialisasikan Parkir Berlangganan

Pelaksanaan Car Free Night (CFN) di Jalan Kesuma Bangsa Samarinda turut dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi program parkir berlangganan oleh Dinas Perhubungan. Program ini ditujukan untuk memberikan kemudahan sekaligus efisiensi biaya parkir bagi masyarakat.

Petugas administrasi parkir berlangganan Dishub Samarinda, Sandrina Aprilia, menjelaskan program ini membantu pemerintah dalam penataan parkir di tepi jalan umum. Dengan sistem berlangganan, pengguna tidak perlu lagi membayar parkir setiap kali menggunakan fasilitas tersebut.

“Program parkir berlangganan ini untuk membantu pemerintah kota, jadi parkir di tepi jalan umum bisa digratiskan kalau sudah ikut berlangganan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini berlaku di seluruh titik parkir yang dikelola jukir binaan Dishub.

RRI/HO

Masa berlaku parkir berlangganan cukup fleksibel, mulai dari bulanan hingga tahunan. Pengguna dapat memilih paket sesuai keperluan, baik untuk jangka pendek maupun panjang.

Selain itu, sistem ini dinilai lebih praktis karena tidak bergantung pada keberadaan palang parkir. Selama berada di area parkir resmi, pengguna cukup menunjukkan kartu berlangganan kepada petugas.

TERPOPULER

TERKINI