Senin, Mei 25, 2026
No menu items!

Polisi Ringkus Dua Begal di Semarang, Ungkap Motif Untuk Beli Miras

Semarang, Satu Indonesia – Polrestabes Semarang berhasil meringkus dua pelaku begal di Jalan Halmahera Raya yang bersenjata tajam, yakni RIF dan DBF.

Aksi sadis pelaku terjadi pada Minggu (05/04/2026) pagi di Jalan Halmahera Raya, Kelurahan Karangtempel, Semarang Timur, Kota Semarang. Keduanya melakukan pembegalan dengan didasari motif untuk mencari uang guna membeli minuman keras jenis congyang.

Dalam keterangannya, Rabu (08/04/2026), Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol. M. Syahduddi, menyatakan bahwa tersangka berinisial RIF alias Dito yang merupakan eksekutor pelaku kekerasan. Kemudian, tersangka DBS alias Weng selaku joki pengendara sepeda motor yang membantu Dito.

Menurutnya, sebelum beraksi kedua tersangka sudah lebih dulu pesta miras. Tepatnya pada pukul 02.00 WIB, kedua tersangka sudah menghabiskan tiga botol congyang.

“Jam 05.30 (miras) sudah habis. Lalu timbul niat untuk membeli minuman keras lagi, tapi tidak punya uang,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, dalam kondisi masih mabuk, keduanya berkeliling mencari sasaran secara acak. Saat melintas di Jalan Halmahera Raya, kedua tersangka melihat korban yang sedang menunggu temannya untuk berangkat ke gereja.

Kedua tersangka kemudian menghampiri korban dan merampas uang Rp100 ribu. Brigjen Pol. Syahdudi menegaskan, target tersangka sebenarnya bukan kendaraan, melainkan barang berharga yang dapat langsung dijual.

“Jadi, motifnya adalah untuk mengambil barang milik korban untuk membeli minuman keras,” ungkapnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pembegalan terjadi pada pagi hari di Jalan Halmahera Raya, tepat di depan sebuah toko bangunan. Kejadian bermula saat seorang wanita hendak berangkat ke tempat ibadah dan dijemput oleh temannya.

Saat temannya menunggu di depan gerbang, tiba-tiba dua pria datang dan melakukan aksi pembegalan di depan rumah tersebut. Melihat situasi itu, korban yang berusaha menyelamatkan temannya justru menjadi sasaran serangan. Korban mengalami luka akibat senjata tajam yang digunakan pelaku.

Dahi korban dilaporkan harus mendapatkan sekitar 15 jahitan, pipi dua jahitan, serta luka pada jari akibat sabetan.

Pelaku berhasil membawa kabur uang yang ada di dalam dompet korban, sementara dompetnya dibuang di jalan. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat berteriak dan melakukan pengejaran bersama pejalan kaki serta pesepeda. Namun, pelaku berhasil melarikan diri karena bergerak lebih cepat.

TERPOPULER

TERKINI