Kamis, Juni 4, 2026
No menu items!

Jelang Lebaran, Polisi dan Pengelola Pantai di Balikpapan Perkuat Pengamanan Wisata

Satu Indonesia, Balikpapan – Polsek Balikpapan Timur menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama pengelola objek wisata pantai guna memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Balikpapan Timur itu diikuti pengelola sejumlah destinasi wisata, seperti Pantai Manggar, Pantai Lamaru, dan Watu Beach, bersama unsur kepolisian.

Kapolsek Balikpapan Timur, M Chusen, mengatakan koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran yang berpotensi menimbulkan kerawanan, baik dari sisi keselamatan maupun ketertiban.

“Menjelang libur Idul Fitri, aktivitas masyarakat ke destinasi wisata, khususnya pantai, dipastikan meningkat. Karena itu, kami menekankan agar seluruh pengelola mengutamakan keselamatan pengunjung,” kata Chusen.

Dalam rapat tersebut, masing-masing pengelola memaparkan kapasitas dan kesiapan fasilitas. Pantai Manggar disebut memiliki panjang sekitar 1.400 meter dengan kapasitas hingga 15.000 pengunjung. Sementara Pantai Lamaru mampu menampung sekitar 21.000 pengunjung dengan luas 38,6 hektare.

Adapun Watu Beach memiliki kapasitas sekitar 10.000 pengunjung dengan area operasional 10 hektare dari total 26 hektare.

Chusen menegaskan, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama, termasuk penyediaan petugas pengawas, pemasangan rambu peringatan di titik rawan, serta ketersediaan peralatan keselamatan seperti pelampung dan alat evakuasi.

“Kami minta pengelola benar-benar memperhatikan pengawasan di area pantai, terutama bagi pengunjung yang berenang. Segera laporkan jika terjadi keadaan darurat,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi antara pengelola wisata, aparat keamanan, dan instansi terkait untuk menjaga situasi tetap kondusif selama periode libur.

Dalam forum tersebut, pengelola Pantai Lamaru juga mengusulkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan saat puncak kunjungan, yang diperkirakan terjadi pada hari kedua Lebaran. Salah satu opsi yang diajukan adalah pengalihan arus kendaraan ke kawasan Pantai Lamaru untuk mengurai kepadatan.

Polisi memprediksi peningkatan jumlah wisatawan berpotensi menimbulkan sejumlah kerawanan, seperti kecelakaan laut, kemacetan, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Untuk itu, kepolisian akan meningkatkan patroli di kawasan wisata, melakukan pengaturan lalu lintas menuju lokasi wisata, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam memberikan imbauan keselamatan.

“Keselamatan pengunjung adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi antara pengelola, aparat, dan masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif selama libur Lebaran,” kata Chusen.

TERPOPULER

TERKINI