Minggu, April 19, 2026
No menu items!

Optimasi Biaya Tembus USD 164 Juta, PHI Sabet Best ESG Program dan Antarkan SHU Jadi Grand Champion

Satu Indonesia, Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih penghargaan “Best ESG Program” dalam ajang Cost Optimization 2025 Appreciation Day & Kick Off Cost Optimization 2026. Dalam forum tersebut, PHI mencatat realisasi optimasi biaya sebesar USD 164 juta sepanjang 2025, tertinggi di lingkungan Pertamina Group.

Capaian tersebut berasal dari kombinasi revenue growth, cost saving, dan cost avoidance. Kontribusi itu turut mengantarkan Subholding Upstream (SHU) meraih predikat “Grand Champion” dalam program optimasi biaya tahunan atau Optimus.

Penghargaan diserahkan di Grha Pertamina pada 11 Februari 2026, disaksikan Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) serta jajaran manajemen dari berbagai entitas di Pertamina Group. Ajang Optimus sendiri merupakan agenda tahunan untuk mengapresiasi inovasi dan kinerja efisiensi biaya di seluruh lini perusahaan.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh insan perusahaan di tengah tantangan pengelolaan aset yang sebagian besar telah memasuki fase mature.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras jajaran manajemen dan seluruh pekerja. Budaya optimasi biaya harus terus kita perkuat demi memastikan keberlangsungan produksi migas dan kinerja unggul perusahaan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Keberhasilan PHI juga ditopang penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten di seluruh wilayah operasional, khususnya di Kalimantan.

Sejumlah inisiatif efisiensi bahan bakar operasional dinilai mampu menekan biaya sekaligus meningkatkan kinerja keberlanjutan perusahaan secara terukur.

Di sisi lain, sinergi lintas subholding menjadi salah satu sumber optimasi terbesar pada 2025. Bersama Perusahaan Gas Negara Tbk, PHI memanfaatkan surplus gas bumi untuk mendukung optimalisasi penyaluran gas, sehingga memberikan efek berganda bagi kinerja Pertamina Group secara keseluruhan.

PHI juga membukukan incremental profit melalui strategi komersialisasi uncommitted cargo LNG serta optimalisasi LPG lifting. Langkah tersebut menunjukkan pendekatan manajemen yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga responsif dalam menangkap peluang pendapatan tambahan.

Capaian ini mempertegas peran PHI beserta anak perusahaan dan afiliasinya sebagai penggerak kinerja Subholding Upstream dalam membangun operasi yang efisien, berkelanjutan, dan bernilai tambah. Ke depan, perusahaan menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kinerja operasional yang unggul dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan energi nasional.

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...