Minggu, Mei 10, 2026
No menu items!

Kalimantan Timur Siap Bentuk Dua Batalyon Teritorial Pembangunan

Samarinda, Satu Indonesia – Jumlah batalyon di bawah Komando Resor Militer 091/Aji Surya Natakesumah (Korem 091/ASN) di Kalimantan Timur akan bertambah.

Sebanyak dua batalyon baru, yakni Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 85/Benuo Taka Cakti di Kutai Barat dan Batalyon Teritorial Pembangunan 879/Rangkok Cakti di Kutai Timur, siap dibentuk mulai tahun ini.

Hal tersebut diungkap oleh Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (Danrem 091/ASN), Brigjen TNI Anggara Sitompul pada Rabu (28/01/2026) di Aula Wira Yudha Korem 091/ASN di Samarinda, Kalimantan Timur.

Menurut Danrem, maksud dan tujuan pembentukan Batalyon TP adalah untuk penguatan ketahanan pangan nasional, pemberdayaan wilayah dan ekonomi, pembangunan infrastruktur oeprasi teritorial non tempur, dan penanggulangan bencana.

Sementara dasar pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan ini adalah Keputusan Presiden RI Nomor 84 Tahun 2025 tentang Peresmian dan Pembentukan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan.

“Batalyon TP terdiri dari Kompi Markas, Kompi Senapan 3 Kompi, Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, Kompi Konstruksi, dan Kompi Kesehatan,” ungkapnya.

Tahap I atau tahun ini dibentuk Batalyon Teritorial Pembangunan 85/Benuo Taka Cakti di Kutai Barat, selanjutnya dibentuk di Kutai Timur.

Lebih lanjut ia menyatakan, arahan Presiden Prabowo Subianto kepada komandan satuan di daerah adalah membuat daerah masing-masing siap menghadapi semua jenis ancaman, mulai keamanan sampai bencana alam dan masing-masing daerah juga sanggu mengatasinya.

“Misalnya, Kaltim harus bisa mengatasi ancaman apapun yang datang, begitu juga provinsi lain secara bertingkat,” katanya.

Salah satu aspek yang penting  dan harus dipenuhi suatu wilayah atau daerah dalam menghadapi ancaman apapun adalah, daerah tersebut sudah swasembada pangan, maka Presiden memberi arahan, masing-masing wilayah harus mengejar target swaembada pangan.

“Tentara baru bisa mengatasi ancaman kalau punya beras yang cukup, rakyat juga begitu.  Kita ngak bisa apa-apa kalau lagi ngak punya beras. Makanya akan dibentuk Bataylon yang bisa juga disebut Brigade Pangan,” ucapnya.

TERPOPULER

TERKINI