Senin, Mei 25, 2026
No menu items!

Ibu Kandung Pelaku Pembuangan Bayi di Stasiun Citayam Berhasil Ditangkap

Depok, Satu Indonesia – Seorang ibu pelaku pembuangan bayi di toilet Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat akhirnya ditangkap. Pelaku merupakan seorang wanita muda yang bekerja sebagai SPG dan berinisal OMY (23 tahun), ditangkap pada Sabtu (6/12/2025).

Sebelumnya warga digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan dalam tas yang ditemukan di toilet Stasiun Citayam pada Senin (1/12/2025) lalu, dimana awalnya petugas kebersihan stasiun menemukan tas warna hijau tergantung yang mencurigakan.

Dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025), Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membenarkan penangkapan itu.

“Ibu dari bayi sudah diamankan. Kemarin sore diamankannya oleh petugas KAI,” ujar AKP Budi.

AKP Budi juga mengatakan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini pelaku tengah diperiksa di Unit PPA Polres Metro Depok.

“(Pelaku) Stres. Lagi diperiksa di PPA,” jelasnya lagi.

Yang lebih mengagetkan, bayi malang tersebut ternyata sengaja dibunuh oleh sang ibu sebelum dibuang.

“(Penyebab kematian) direndam di air dan ditutup kain,” katanya.

Pelaku mengatakan alasannya membunuh bayinya lantaran stres dan malu bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan pacarnya. Sang pacar diketahui tidak mau untuk bertanggung jawab.

“Iya (pelaku) malu. (Pelaku merasa) banyak masalah, jadi stres. Accident sama pacarnya, itu bayinya,” ucapnya.

Saat ini pelaku telah diamankan dan tengah diperiksa di Unit PPA Polres Metro Depok.

Kronologi Penemuan Jasad Bayi di Toilet Stasiun Citayam

Diketahui pada mulanya petugas kebersihan stasiun menemukan tas warna hijau tergantung yang mencurigakan di toilet Stasiun Citayam pada Senin (1/12/2025) lalu.

Karena menduga tas tersebut milik penumpang commuter line yang tertinggal, petugas pun membukanya dan menemukan bayi dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Petugas kemudian melapor ke pihak keamanan Stasiun Citayam dan diteruskan ke Polres Metro Depok. Tim identifikasi dan olah TKP datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan barang bukti. Jasad bayi tersebut diketahui kurang lebih berumur 4-5 hari.

Selain itu, petugas juga menemukan secarik kertas yang diduga dari orang tua bayi tersebut. Surat tersebut berada di dalam tas yang sama dengan jasad sang bayi.

“Saat dilakukan pemeriksaan di dalam tas ditemukan sebuah surat. Diduga surat tersebut ditulis oleh orang tua bayi,” lanjut AKP Budi.

Dalam isi surat tersebut, orang tua bayi meminta siapa pun yang menemukan anaknya untuk menguburkan dengan layak, karena ia mengaku telah gagal merawat sang anak.

“(Isi surat) ‘Tolong bantu saya, siapapun anda. Kuburkan anak saya dengan layak. Maafkan saya, saya tidak mampu menjadi anak yang baik. Saya gagal merawat putriku ini’,” ujarnya menirukan pesan pada surat tersebut.


TERPOPULER

TERKINI