Satu Indonesia, Penajam – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf mendorong pemerintah daerah (Pemda), khususnya Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) untuk intensif melakukan pemantauan harga barang di sejumlah pasar tradisional, terutama saat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Menurutnya, langkah pengawasan sangat penting untuk memastikan harga barang tidak mengalami lonjakan yang cukup signifikan, terutama menjelang hari-hari perayaan besar, seperti Nataru.
Apalagi mengingat, momentum Nataru biasanya akan diikuti dengan meningkatnya jumlah permintaan kebutuhan pangan sehari-hari, sehingga kondisi itu terkadang membuat ketersediaan barang menipis dan akhirnya memicu kenaikan harga.
“Harga barang memang naik ketika hari-hari besar, seperti perayaan natal dan tahun baru tapi kalau dilihat-lihat tidak terlalu signifikan naiknya,” ujar Andi Yusuf.
Pemantauan secara rutin tidak hanya diperlukan untuk memastikan ketersediaan barang tetap aman, tapi juga mengantisipasi adanya permainan harga yang dilakukan oleh oknum pedagang.
Meski begitu, Andi Yusuf mengaku yakin terhadap kinerja Diskukmperindag dalam mengatasi permasalahan harga maupun praktik curang yang dilakukan oleh oknum-oknum pedagang.
“Saya yakin dan percaya saat hari-hari besar, harga barang tidak akan naik secara signifikan karena ada petugas teknis yang mengatasi permasalahan itu, yakni Diskukmperindag,” jelasnya.
Diskukmperindag PPU diharapkan rutin melakukan koordinasi dengan para distributor dan pedagang agar stabilitas harga barang kebutuhan masyarakat menjelang Nataru tetap terjaga.(ADV/DPRD PPU)

