Rabu, Mei 6, 2026
No menu items!

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Dorong Peningkatan Layanan Lewat Forum Konsultasi Publik

Samarinda, Satu Indonesia – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka Evaluasi dan Penetapan Standar Pelayanan (SP) di lingkungannya. Kegiatan FKP ini bertemakan “Bersinergi Mewujudkan Pelayanan Yang Lebih Baik”.

Forum ini merupakan tindak lanjut dari upaya evaluasi dan perbaikan standar pelayanan secara berkelanjutan dengan mengikutsertakan partisipasi masyarakat.

Pelaksanaan FKP ini mengacu pada PermenPANRB Nomor 16 Tahun 2017, yang mendefinisikannya sebagai kegiatan dialog dan diskusi partisipatif antara penyelenggara layanan publik dengan publik. Tujuannya adalah untuk membahas rancangan, penerapan, dampak, dan evaluasi kebijakan terkait pelayanan publik dalam kerangka transparansi dan efektivitas.

Kegiatan ini juga mengemban amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Himawan menyambut baik peran serta masyarakat dalam forum tersebut. Ia juga mengharapkan forum ini menjadi wadah komunikasi dua arah yang masukan dan rekomendasinya akan dijadikan dasar perbaikan serta penetapan Standar Pelayanan.

“Kami berharap bisa memberikan masukan tentang pelayanan yang baik,” ujar Fahmi.

Terkait dengan evaluasi kinerja, Fahmi memaparkan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Kaltim menunjukkan tren peningkatan.

“Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) kami untuk Semester I Tahun 2025 adalah 86,14. Kami terus berupaya meningkatkannya,” jelasnya.

Beberapa layanan yang dievaluasi dan menjadi bagian dari Rancangan Standar Pelayanan (SP) mencakup berbagai bidang seperti :

Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet): Surat Rekomendasi Pemasukan/Pengeluaran Produk Hewan, dan Sertifikat Veteriner.



Bidang Kesehatan Hewan (Keswan): Surat Rekomendasi Pemasukan/Pengeluaran Hewan, Sertifikat Veteriner Hewan, Izin Distributor Obat Hewan, serta berbagai layanan di Klinik Hewan seperti vaksinasi, sterilisasi, dan operasi.



Bidang Kawasan dan Agribisnis Peternakan: Pelayanan Sosialisasi/Konsultasi/Edukasi terkait Pemanfaatan Kotoran Hewan (KOHE) menjadi Pupuk Organik, Analisa Pupuk Organik, Akses Pembiayaan, Perizinan Usaha, dan Pemanfaatan Kapal Ternak.



UPTD Laboratorium Keswan dan Kesmavet: Meliputi Penerimaan Sampel dan berbagai Pengujian Laboratorium, seperti Serologi, Parasitologi, Biomolekuler PCR, Pemeriksaan Mikrobiologis, dan Pengujian Fisika/Kimia bahan makanan.

Selain itu, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Disnak Keswan Provinsi Kaltim selalu melampaui target yang ditetapkan, dengan total realisasi mencapai Rp734.186.200,00 per 31 Oktober 2025, melebihi target sebesar Rp399.205.000,0013.

TERPOPULER

TERKINI