Minggu, Juni 14, 2026
No menu items!

Ojol Balikpapan Deklarasi Dukung Polda Kaltim, Siap Jadi Pelopor Kamtibmas di Masyarakat

Balikpapan, Satu Indonesia – Komunitas ojek online (ojol) di Balikpapan menggelar deklarasi dukungan terhadap kepolisian serta komitmen bersama menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas di Kota Minyak. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi nyata antara pengemudi ojol dan aparat penegak hukum dalam menciptakan ketertiban di jalan raya.

Apel Ojol Kamtibmas dengan tema “Jaga Benua Etram Ruhui Rahayu Bersama Polda Kaltim” tersebut berlangsung di Halaman Mapolresta Balikpapan, Selasa (28/10/2025). Sekitar 200 pengemudi dari empat platform besar, yakni Gojek, Grab, Maxim, dan Shopee Food ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Perwakilan peserta, Laumuk Hayar, pengemudi Gojek Balikpapan mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai bermanfaat dalam meningkatkan komunikasi dan silaturahmi antara pengemudi dan aparat kepolisian.

“Alhamdulillah kegiatan ini sangat luar biasa, sangat membantu juga buat ojol. Selain itu, kegiatan ini bisa mempererat komunikasi kami dengan aparat kepolisian,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, para pengemudi ojol membacakan empat poin deklarasi komitmen. Di antaranya siap bersinergi dengan kepolisian, menjadi mitra Polri dalam menjaga Kamtibmas, patuh terhadap peraturan lalu lintas, dan menjaga lingkungan demi terwujudnya Kaltim yang aman dan nyaman.

Laumuk menegaskan, para pengemudi ojol ingin menjadi pelopor keselamatan lalu lintas serta mengedukasi sesama pengendara terkait pentingnya disiplin berkendara. “Kami ingin ojol bukan hanya mencari nafkah, tapi juga bisa menjadi contoh di jalan raya,” tuturnya.

‎Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara komunitas ojol dan aparat kepolisian, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan dan ketertiban di jalan raya.

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Prihantoro mengatakan, kegiatan hari ini, Polda Kaltim menggelar Apel Ojol Kamtibmas dalam rangka membangun sinergi dan komunikasi antara element masyarakat, dalam hal ini komunitas ojoldi Kota Balikpapan.

“Kenapa kita melakukan ini, pertama bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tanggungjawab kita semua, bukan hanya kepolisian, namun semua pihak,” ujarnya.

Dikatakannya, hari juga dilakukan dekrasi dari para pengendara ojol yang menyatakan siap bersinergi untuk membantu kepolisian. Komunitas ojol dipilih dengan alasanya dengan perkembangan teknologi saat ini, maka para pengendara ojol ini memiliki peran yang sangat strategis dalam menghubungkan masyarakat dengan pengguna jasa dan lainnya.

“Teman-teman ojol ini juga tersebar di seluruh wilayah di Balikpapan, sehingga mereka inilah yang lebih tau dengan situasi wilayah dan kita gandeng mereka, kita sinergi dalam rangka pencegahan ganguang keamanan di Kota Balikpapan,” tegasnya.

Endar juga menambahkan, pihaknya juga memberika bantuan sebanyak 10.000 voucher yang nilainya masing-masing sebesar Rp5000 yang dibagikan kepada masing-masing pengendara ojol sebanyak 12 voucher yang berlaku selama 1 bulan. Dan bisa digunaka di kedai ojol kamtibmas yang menjadi mitra Polda Kaltim.

“Jadi ini bisa digunakan untuk sekedar membantu, untuk membeli kopi atau makanan kecil saat mereka sedang duduk menunggu orderan di pangkalannya,” jelasnya.

Selain itu, katanya, Polda Kaltim juga menyiapkan voucher sebanyak 700 lember yang masing-masing senilai Rp150.000  yang berlaku selama 3 bulan, untuk digunakan dalam perbaikan atau service ringan bagi kendaraan pengendara ojol  di sejumlah bangkel yang menjadi mitra Polda Kaltim

Harapanya, kata Kapolda Kaltim dengan menggandeng kedai dan bengkel service ini juga bisa membantu pelaku UMKM dalam pengembangan perekonomiannya.

TERPOPULER

TERKINI