Samarinda, Satu Indonesia – Menggosok gigi memang seakan menjadi rutinitas sederhana yang mudah untuk dilakukan.
Lebih dari sekadar menjaga napas tetap segar, gosok gigi secara rutin membantu mencegah berbagai masalah serius pada mulut.
Namun tahukah Anda, jika tidak menggosok gigi dengan benar, maka sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi bisa menjadi sarang bakteri, memicu bau mulut, plak, dan pembentukan karang gigi.
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi infeksi gusi atau bahkan memengaruhi organ lain melalui saluran darah.

Dilansir dari Alodokter, berikut cara menggosok gigi yang benar agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut!
1. Awali dari Seluruh Geraham
Setelah sikat gigi dibasahi dan dioleskan pasta gigi secukupnya, gosok bagian luar gigi geraham pada perbatasan gusi dan gigi dengan gerakan memutar selama kira-kira 20 detik.
Setelah itu, gosok gigi geraham dari atas ke bawah selama 20 detik, mulai dari batas gusi hingga ujung gigi. Gerakan ini untuk menghilangkan plak dan sisa makanan di permukaan dan sela-sela gigi.
Lakukan kedua gerakan menggosok gigi ini pada semua bagian luar gigi geraham, baik sisi atas maupun bawah. Setelah itu, ulangi langkah yang sama pada bagian dalam gigi geraham.
2. Sikat Gigi Bagian Depan
Setelah semua gigi geraham selesai disikat, arahkan sikat ke gigi depan bagian luar. Gerakkan sikat gigi secara melingkar dan perlahan pada seluruh permukaan gigi. Hal ini agar sisa makanan dan plak yang menempel dapat tersapu.
Setelah itu, gosok bagian dalamnya dengan gerakan vertikal (ke atas dan ke bawah) atau seperti sedang mencangkul, baik pada deretan yang atas maupun bawah. Ulangi gerakan menggosok gigi ini sebanyak 2–3 kali pada masing-masing sisi.
3. Sikat Permukaan Mengunyah
Bagian atas gigi geraham digunakan untuk mengunyah makanan. Karena bentuknya lebar dan cekung, sisa makanan mudah menempel di sana. Untuk membersihkannya, sikatlah bagian ini dengan gerakan memutar agar sisa makanan bisa terangkat dan tidak menumpuk.
4. Sikat Area Lidah dan Sisi Dalam Pipi
Setelah semua gigi tersikat, jangan lupa untuk menyikat permukaan lidah dan sisi dalam pipi dengan sikat lidah. Sisa makanan dan bakteri penyebab bau mulut mungkin menempel pada area ini, sehingga Anda perlu menyikatnya juga secara lembut.
5. Bersihkan Sela Gigi dengan Benang Gigi
Agar perawatan gigi dan mulut maksimal, disarankan untuk membersihkan gigi menggunakan benang gigi. Hal ini untuk mengangkat sisa makanan yang mungkin masih terselip di sela-sela gigi yang sempit dan tidak terjangkau oleh sikat gigi.

Aturan dalam Menggosok Gigi
Selain menerapkan cara menggosok gigi yang benar, ada beberapa aturan dalam menggosok gigi, yaitu:
- Pastikan sikat gigi yang digunakan memiliki bulu sikat yang lembut dengan kepala sikat yang sesuai dengan ukuran mulut. Sebisa mungkin, gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk membantu mencegah kerusakan gigi dan masalah gigi berlubang.
- Jangan terlalu sering menggosok gigi karena dapat merusak lapisan luar gigi dan melukai gusi. Menggosok gigi 2–3 kali sehari adalah jumlah yang ideal.
- Jangan menggosok terlalu kuat karena berisiko menyebabkan kerusakan gigi atau gusi berdarah. Agar kontrol menyikat gigi lebih baik, pegang gagang sikat gigi seperti sedang memegang pensil, bukan dengan tangan mengepal.
- Jangan terburu-buru karena bisa membuat beberapa bagian gigi tidak tersikat dengan bersih. Beri waktu setidaknya 30 detik untuk menyikat tiap deretan gigi.
- Jangan lupa untuk mengganti sikat gigi setiap 3–4 bulan sekali, terutama jika bulu sikat sudah berubah bentuk atau terlihat kotor.

