Samarinda, Satu Indonesia – Wakil Walikota Samarinda Saefuddin Zuhri membuka kegiatan bakti sosial pelayanan operasi sumbing bibir dan langit-langit yang digagas oleh DPD Ferari Kaltim bekerja sama dengan Yayasan Permata Sari Semarang yang dilaksanakan di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda, Kamis (10/7/2025).
Turut hadir perwakilan Dinas Kesehatan, Ketua DPD Ferari (Federasi Advokat Republik Indonesia) Kota Samarinda, Ketua Yayasan Permata Sari Semarang, Direktur Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda, dan Sekretaris Camat Samarinda Ulu.
Kegiatan Bakti Sosial ini berlangsung pada 10-13 Juli 2025, dan bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Samarinda yang membutuhkan, khususnya anak-anak dengan kelainan sumbing bibir dan langit-langit.
Ketua Yayasan Permata Sari Semarang, Endang Sri Sarastri menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, karena suatu kehormatan bagi yayasan mereka dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat kota Samarinda.
“Kegiatan Pelayanan Operasi ini dilakukan oleh dokter spesialis bedah plastik dan tim medis profesional, serta didukung oleh berbagai pihak dari rumah sakit,“ ucapnya.
Lebih lanjut Endang menjelaskan bahwa kelainan bibir sumbing dan celah langit-langit dapat mengganggu fungsi vital seperti berbicara dan makan, serta mempengaruhi kepercayaan diri anak.
”Oleh karena itu dengan pelayanan ini dapat membantu memberikan senyuman baru dan meningkatkan kualitas hidup bagi penderita bibir sumbing dan celah langit-langit,“ tambahnya.
Ia juga berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan harapan baru bagi pasien dan keluarga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan kesehatan.
Saefuddin Zuhri Wakil Wali Kota Samarinda dalam sambutannya atas nama pemerintah dan pribadi mengucapkan terima kasih kepada DPD Ferari Kaltim yang bekerja sama dengan Yayasan Permata Sari Semarang dan RS. Dirgahayu Samarinda yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan melakukan operasi sumbing bibir dan langit langit secara gratis bagi masyarakat Samarinda.
”Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan bantuan dalam mengatasi masalah bibir sumbing,” ujar Saefuddin Zuhri.
Lebih lanjut Wawali mengatakan, bibir sumbing bukan hanya masalah fisik, tetapi juga berdampak pada psikologis dan sosial.
”Melalui operasi gratis ini, semoga dapat memberikan harapan baru dan kebahagiaan bagi mereka yang selama ini mungkin merasa kurang percaya diri,” harap Wawali.
Kegiatan ini sendiri memiliki tema “Satu Senyum untuk Semua”, dengan harapan bahwa setiap anak berhak mendapatkan senyum yang indah dan kehidupan yang lebih baik tanpa adanya stigma atau hambatan.
”Senyum adalah cerminan kebahagiaan dan kesehatan, dan hari ini kita berkomitmen untuk mewujudkan senyum itu bagi semua warga Samarinda,” tutupnya.

