Minggu, April 19, 2026
No menu items!

Pemkot Bersama Dinkes dan Disdikbud Siap Laksanakan Skrining Kesehatan Calon Siswa Sekolah Rakyat

Samarinda, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Sosial bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan Rapat Koordinasi terkait Persiapan Pemeriksaan Kesehatan untuk calon peserta didik Sekolah Rakyat.

Pada 14 Juli 2025 nanti, pemeriksaan kesehatan tersebut akan digelar sebagai bagian dari tahapan rekrutmen siswa yang difokuskan pada 100 anak dari kalangan tidak mampu.

Plt Kepala Dinas Sosial Samarinda Mochamad Arif Surohman menjelaskan, kegiatan tersebut akan melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan kesiapan teknis serta fasilitas.

“Pemeriksaan kesehatan direncanakan untuk 100 calon siswa, terdiri dari 50 jenjang SMP dan 50 SMA. Kegiatan akan dipusatkan di satu lokasi agar pelaksanaan lebih efisien,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, proses seleksi tidak memprioritaskan wilayah kecamatan tertentu. Tidak ada sistem kuota berdasarkan wilayah, seluruh siswa yang diterima ialah mereka yang mendaftar dan memenuhi syarat.

Pemerintah Kota pun telah menyiapkan Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim sebagai tempat belajar sementara bagi peserta tahap awal, sembari terus meninjau kebutuhan jangka panjang program tersebut.

“Waktu mulai kegiatan belajar akan diumumkan kemudian, menyesuaikan arahan dari pemerintah pusat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Samarinda Melliyani Agustini menambahkan, pelaksanaan skrining kesehatan dilakukan sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Sosial.

Seluruh bidang dalam Dinas Kesehatan terlibat dalam kegiatan tersebut, seperti bidang Kesmas, Sumber Daya Kesehatan (SDK), Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), hingga alat kesehatan, sebagai bentuk kolaborasi lintas bidang untuk mendukung suksesnya program Sekolah Rakyat di Samarinda.

“Tes kesehatan bersifat skrining, bukan seleksi. Jadi hasilnya tidak mempengaruhi kelulusan calon siswa. Pemeriksaan mencakup tes umum seperti pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, telinga, gigi, dan kebugaran,” jelas Melliyani.

Dinas Kesehatan akan melibatkan sekitar tiga hingga empat puskesmas untuk mendukung pelaksanaan tersebut, dengan lokasi yang masih dalam tahap finalisasi.

Andaikata pemeriksaan harus dilakukan dalam satu hari penuh pada 14 Juli nanti, seluruh tim pelaksana skrining kesehatan mengaku siap.

Penanggung jawab pelaksanaan pun akan menyesuaikan lokasi, misalnya di puskesmas-puskesmas yang terdekat dengan titik kegiatan.

Selain untuk kepentingan skrining, kegiatan itu juga bertujuan sebagai bagian dari pemantauan kesehatan peserta didik, hal itu mengingat proses pembelajaran nantinya berjalan optimal tanpa hambatan medis.

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...