Samarinda, Satu Indonesia – Puskesmas Sungai Siring mendapat teguran keras dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda.
Diketahui Dinkes Samarinda memberikan peringatan keras tersebut akibat lambannya respon Puskesmas Sungai Siring terhadap kecelakaan lalu lintas (lakalantas) akibat ketiadaan sopir ambulans.
Kejadian tersebut memang telah menuai protes dari banyak relawan dan warga, karena telah kerap terjadi hingga menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih, mengakui pihaknya telah menegur langsung pimpinan Puskesmas Sungai Siring. Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas pelayanan yang tidak maksimal tersebut.
“Mohon maaf atas kejadian ini. Saya sudah memberikan teguran dan peringatan kepada pimpus Sei Siring. Kami sudah instruksikan agar disiapkan driver sejak tiga hari lalu, tapi belum ditindaklanjuti,” ujar Ismed.
Ia menegaskan bahwa Dinkes akan menyiagakan sopir ambulans khusus di Puskesmas Sungai Siring agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Selanjutnya akan disiagakan driver khusus ambulans di Puskesmas Sei Siring. Mohon maaf sekali lagi,” katanya.
Permasalahan ini pertama kali diungkap oleh relawan dari Info Taruna Samarinda (ITS) yang mendapat informasi langsung dari staf puskesmas.
Dalam laporan yang beredar di grup WhatsApp relawan, disebutkan bahwa ambulans tersedia, namun tidak dapat digunakan karena tidak ada sopir yang bertugas.

