Selasa, April 21, 2026
No menu items!

DPRD Kaltim Geram, Pertamina Tutup Mulut Soal Janji Bengkel Gratis. Abdul Giaz: Jangan Bohongi Masyarakat!

Samarinda, Satu Indonesia – Masih membekas di ingatan masyarakat Kaltim mengenai janji Pertamina Patra Niaga untuk membuka bengkel gratis imbas kerusakan motor masyarakat akibat dugaan BBM tidak sesuai spesifikasi.

Namun sudah hampir sebulan berlalu, bahkan setelah berbagai pihak mencoba menanyakan kepastian janji tersebut, tidak didapat hasil dan jawaban apapun. Janji mengenai bengkel gratis tersebut hanya sebatas wacana tanpa realisasi.

Padahal komitmen Pertamina Patra Niaga sempat diucapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kaltim pada 9 April 2025 lalu.

Atas hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Kaltim Abdul Giaz akhirnya menyuarakan kekecewaannya. Ia kecewa berat dengan sikap Pertamina yang dinilainya tidak transparan dan tak menepati janji.

Pada Sabtu (3/5/2025), Abdul Giaz menegaskan agar Pertamina tidak terus menerus membohongi masyarakat Kaltim.

“Kalian (Pertamina) jangan bohongi masyarakat Kaltim. Mana bengkel gratis yang kalian janjikan? Jangan sampai kami (DPRD) dianggap bersekongkol dengan Pertamina dan Pemprov,” ucapnya.

Menurut Giaz, mendapat laporan laporan soal bengkel resmi yang melayani perbaikan, tapi informasi tidak terbuka kepada masyarakat. Ia menyayangkan pola komunikasi Pertamina yang dinilainya buruk dan seolah menghindar.

“Saya bingung. Katanya ada bengkel gratis, tapi tidak ada informasi resmi. Warga tak tahu, kami di DPRD pun tak diberi kabar,” lanjutnya.

Politikus NasDem ini menegaskan, pihaknya tak akan tinggal diam. Meski beberapa kali mencoba menghubungi pihak Pertamina, hasilnya nihil. Telepon tak dijawab, komunikasi tak direspons.

“Kami akan terus dorong ini. Jangan sampai rakyat dirugikan dua kali, oleh kualitas BBM dan janji kosong,” tegasnya.

Sebelumnya, telah viral warga Kaltim mengalami kerusakan motor massal setelah membeli BBM dari SPBU. Kejadian ini dimulai dari laporan warga sebelum Lebaran akhir Maret lalu. ditindaklanjuti RDP di DPRD Kaltim 9 April 2025 lalu.

Sementara ini, hanya pemkot Samarinda yang melakukan langkah cepat dengan memberikan insentif langsung kepada warga yang motornya mengalami kerusakan.

Program bantuan ini digelar selama sekitar satu minggu yakni 14-19 April 2025. Sebanyak 1.356 kendaraan tercatat menerima santunan sebesar Rp 300 ribu per unit. Total anggaran yang dikeluarkan pun mencapai lebih dari Rp 400 juta.

TERPOPULER

TERKINI