Jumat, April 24, 2026
No menu items!

Pemkot Samarinda Bangun Sekolah Unggul Bertaraf Internasional

Samarinda, Satu Indonesia – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tepian.

Upaya ini dibuktikan Pemkot Samarinda melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Kasih Mentari dan PT Global Zerone Digital pada Rabu (23/4/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Anjungan Karangmumus dan diprakarsai oleh Dinas pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda.

Nota Kesepahaman itu ditandatangani langsung oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun dan turut dihadiri Kepala Disdikbud Asli Nuryadin, Kepala Dinas PUPR Desy Damayanti, Plt Kepala BKPSDM, Kabid Pembinaan Ketenagaan, SD, SMP, serta Kabag Kerjasama dan Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).

Dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025), Kepala Disdikbud Asli Nuryadin mengatakan bahwa Yayasan Kasih Mentari merupakan lembaga profesional di bidang pendidikan yang akan bertanggung jawab atas rekrutmen kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik untuk sekolah terpadu.

“Sekolah terpadu adalah SDN 028, SMPN 16, dan SMA Prestasi Samarinda. Yayasan akan mendampingi seluruh proses belajar-mengajar di ketiga sekolah tersebut selama satu tahun,” ujar Asli.

Ketiga sekolah ini, lanjutnya, berbeda dengan sekolah reguler karena menggunakan sistem bilingual (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), serta menerapkan model pembelajaran berstandar internasional.

Sementara Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan, kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan mitra strategis dalam mempersiapkan sistem pendidikan berkualitas global di Kota Tepian.

“Yayasan Mentari Kasih akan menjadi mitra kami dalam mempersiapkan aspek penting, mulai dari rekrutmen guru, penyusunan SOP pelayanan pendidikan, hingga sistem teknologi pendidikan. Yayasan ini sudah berpengalaman menangani sekolah-sekolah unggulan di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya,” ungkap Andi Harun.

Meski pelaksanaan teknis disiapkan mitra, Andri Harun menegaskan bahwa seluruh pembiayaan tetap menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Kota Samarinda.

“Operasional tetap dari Pemkot. Tapi kita ingin hadirkan standar pendidikan kelas dunia. Maka perlu mitra yang berpengalaman secara global,” tambahnya.

Sementara mengenai digandengnya PT Global Zerone Digital, hal ini untuk mendukung implementasi sistem digitalisasi pendidikan dan platform teknologi penunjang pembelajaran di sekolah unggulan tersebut.

Revitalisasi SMPN 16

MoU ini menjadi pijakan penting dalam mempersiapkan operasional SMP Negeri 16 Samarinda, sekolah unggulan yang telah rampung dibangun di kawasan Loa Bakung, tepatnya di Jalan Jakarta, Samarinda.

Bangunan sekolah ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu, dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, dalam satu area yang terintegrasi.

Untuk tahun ajaran pertama, SMPN 16 akan membuka tiga kelas dengan kapasitas masing-masing 25 siswa, total 75 siswa saja dengan jumlah yang terbatas, mencerminkan kualitas dan selektivitas tinggi.

Pemerintah Kota berharap SMPN 16 bisa menjadi role model pendidikan masa depan di Samarinda.

Sekolah ini tidak hanya akan menjadi unggulan dari sisi kurikulum, tapi juga fasilitas, sistem manajemen, dan SDM yang kompeten.

Revitalisasi SMPN 16 merupakan bagian dari visi besar Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban, dengan pendidikan sebagai salah satu pilar utamanya.

TERPOPULER

TERKINI

BI Kaltim Luncurkan Program Kebanksentralan, Gandeng 6 Perguruan Tinggi

Samarinda, Satu Indonesia – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur resmi meluncurkan Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan pada Kamis (23/04/2026).Inisiatif ini menjadi wujud...