Rabu, April 29, 2026
No menu items!

Dongkrak Kesejahteraan Petani Kaltim, Sejumlah Subsektor NTP Naik

Samarinda, Satu Indonesia – Kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) di Kalimantan Timur pada Maret 2025 sebesar 0,56 persen telah membawa dampak positif bagi petani di provinsi tersebut. Dengan NTP yang mencapai 148,93, petani di Kalimantan Timur diharapkan akan semakin makmur.

Dalam keterangannya, Sabtu (19/4/2025), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana menyatakan bahwa kenaikan NTP tersebut disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 2,41 persen.

Dok. Badan Pusat Statistik Kaltim

“Kenaikan NTP disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 2,41 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya naik sebesar 1,85 persen,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan NTP Maret 2025 pada masing-masing subsektor: Nilai Tukar Petani TanamanPangan (NTPP) sebesar 100,57, Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) sebesar 127,27.

Berikutnya Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 210,58,Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) sebesar 107,13, dan Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya Ikan (NTNP) sebesar 100,56.

Pada Maret 2025, terdapat dua subsektor yang mengalami kenaikan NTP yaitu subsektor hortikultura sebesar 2,54 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,94 persen.

Sebaliknya, tiga subsektor mengalami penurunan yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 0,51 persen, subsektor peternakan sebesar 0,58 persen, dan subsektor perikanan sebesar 0,96 persen.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Maret 2025 sebesar 155,23 atau naik 1,71 persen dibandingkan dengan NTUP pada Februari 2025 yang tercatat sebesar 152,62.

Terdapat empat subsektor yang mengalami kenaikan NTUP yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 0,75 persen, subsektor hortikultura sebesar 4,47 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 2,05 persen dan subsektor perikanan sebesar 0,40 persen.

Sebaliknya, satu subsektor mengalami penurunan NTUP yaitu subsektor peternakan sebesar 0,31 persen.

TERPOPULER

TERKINI

Buah Cempedak, Si Legit yang Baik untuk Kesehatan

Samarinda, Satu Indonesia – Siapa tak kenal dengan buah cempedak? Buah yang satu ini terkenal dengan aromanya yang sangat kuat, tajam, dan khas, sering...