Jumat, Mei 1, 2026
No menu items!

Bagaimana Nasib Rumah Sakit Islam Samarinda? Begini Jawaban Wagub Kaltim

Samarinda, Satu Indonesia – Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda dulu sempat mengalami masa kejayaannya. Rumah sakit yang berada di Jalan Gurami, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda ini diketahui telah berhenti beroperasi pada tahun 2016 dikarenakan polemik kepemilikan di era Gubernur Awang Faroek Ishak.

Sempat dikabarkan siap beroperasi kembali pada 2024, ternyata RSI Samarinda belum juga bisa dimanfaatkan oleh warga jika terjadi masalah kesehatan. Padahal rumah sakit swasta itu sangat diharapkan warga Samarinda khususnya mereka yang bermukim di Kecamatan Sambutan dan Samarinda Ilir.

Namun, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji kini memastikan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda akan segera beroperasi pada 2026 mendatang.

Setelah melewati masa delapan tahun tanpa aktifitas operasional, rumah sakit ini kini dikabarkan sedang dalam masa penyelesaian renovasi.

Selain itu, Pemprov Kaltim juga tengah menentukan pengelolaan apakah akan diambil alih oleh perusahaan daerah (Persuda) atau masih di bawah naungan yayasan.

“Kita sedang mencari metode yang pas apakah masih dengan yayasan atau Perusda. Apapun itu yang penting pengelolaannya profesional. Insyaallah tahun depan (2026) sudah bisa beroperasi,” kata Seno Aji, dikutip Minggu (6/4/2025).

Sebelumnya, diketahui pada akhir 2024 lalu Ketua Yayasan RSI Samarinda, Rita Artaty Barito menyatakan mereka masih fokus pada proses renovasi. Sebab setelah lama terbengkalai banyak sisi bangunan dan peralatan kesehatan yang rusak dan hilang.

“Bangunan ini juga kan sudah banyak yang rusak jadi perlu perbaikan karena lama tidak digunakan sejak dari tahun 2016,” ujar Rita, dikutip Minggu (6/4/2025).

Proses perekrutan tenaga kesehatan yang berjumlah sekitar 150 orang menjadi bukti akan keseriusan dibukanya kembali RSI ini.

“Insyaallah juga ada dokter yang bergabung sekitar 40-an orang,” lanjut Rita.

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kaltim karena keterlambatan dalam operasional rumah sakit ini.

“Memang kami tidak bisa memberikan target waktunya kapan kembali beroperasi karena takutnya molor lagi. Tapi semoga secepatnya RSI dapat melayani masyarakat kembali,” pungkasnya penuh harap.

TERPOPULER

TERKINI