Rabu, Mei 6, 2026
No menu items!

Rawan Banjir, Perpustakaan Kaltim Diusulkan Pindah Sejak 2022

Samarinda, Satu Indonesia – Kawasan Jalan Juanda merupakan salah satu titik rawan banjir di kota Samarinda. Dikarenakan hal tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim direncanakan akan berpindah tempat.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 4, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda memang kerap menjadi langganan banjir saat musim penghujan.

Pemindahan tempat layanan tersebut sebenarnya telah diusulkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Prov. Kaltim sejak 2022 lalu.

Mulanya DPK mengusulkan agar Perpustakaan Kaltim berpindah ke Gedung Atlet, komplek Stadion Kadrie Oening, Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda.

Namun rencana itu tidak dapat direalisasikan sebab Hotel Atlet telah diaktifkan kembali usai Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) di bulan September 2024 lalu.

Oleh sebab itu, Pemprov Kaltim berencana membangun pusat perkantoran baru terpadu di kawasan eks-Bandara Temindung, Samarinda.

Selain perpustakaan daerah, gedung tersebut juga akan diisi oleh 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kini berkantor di Jalan Basuki Rahmat Samarinda.

Dalam keterangannya, Rabu (12/3/2025), Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Prov. Kaltim Anita Natalia Krisnawati mengatakan pihaknya sudah mengetahui desain tata letak (layout) pembangunan Gedung Kompleks Perkantoran Pemprov Kaltim di kawasan eks Bandara Temindung Samarinda.

Ia menjelaskan, pekan lalu DPK telah didatangi oleh tim konsultan yang menangani pembangunan gedung baru yang mendata keperluan kantor seperti layanan, sekretariat dan bidang masing-masing.

Berdasarkan informasi yang ia terima, pembangunan gedung perkantoran terpadu tersebut akan dimulai pada 2026 mendatang.

“Karena saat ini pemerintah sedang fokus pada efisiensi anggaran. Estimasinya 2 tahun pengerjaan. Jadi sekitar 2028 Insyaallah sudah bisa ditempati,” ungkap Anita, dikutip Rabu (12/3/2025).

Anita juga membeberkan desain Gedung Kompleks Perkantoran Pemprov Kaltim ini akan terdiri dari empat tower dimana per bangunan akan akan diisi dua hingga tiga OPD.

Dikabarkan tim konsultan terkait juga memaparkan hasil layout dimana di masing-masing tower akan terdiri dari 11 lantai. 

Untuk Perpustakaan dan DPK Kaltim sendiri akan digabung dalam satu tower dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim.

Lebih lanjut Anita menjelaskan bahwa DPK Kaltim akan menempati lantai 1-7. Lantai 1-4 akan digunakan sebagai tempat layanan Perpustakaan Kaltim, kemudian lantai 5-7 untuk perkantoran seperti ruang kepala dinas, kepala bidang dan sekretariat.

“Karena dinas kami sistemnya pelayanan publik, jadi lantai 1-7 itu diisi DPK, kemudian lantai 8-10 itu BRIDA Kaltim dan lantai ke 11-nya rooftop,” pungkasnya.

TERPOPULER

TERKINI

Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol Tinggi yang Wajib Dicoba

Samarinda, Satu Indonesia – Tahukah Anda, tubuh kita sebenarnya membutuhkan kolesterol untuk membantu pembentukan sel-sel sehat.Hanya saja, kadar kolesterol yang terlampau tinggi justru bisa menyebabkan pembentukan...