Kamis, April 30, 2026
No menu items!

Palaran Bakal Jadi Kota Satelit Untuk IKN, Investor Siapkan Lahan 1.000 Hektar

Samarinda, Satu Indonesia – Palaran digadang-gadang akan dikembangkan menjadi kota satelit demi menunjang eksistensi IKN. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji pada saat Safari Subuh Ramadhan, di Masjid Besar Al-Wustho Palaran, Samarinda, Sabtu (8/3/2025).

Dalam keterangannya, Sabtu (8/3/2025) Seno Aji menyatakan bahwa telah ada investor yang berminat untuk mengembangkan kota satelit sebagai kota pintar di kawasan Palaran, Samarinda, dengan lahan yang disediakan seluas 1.000 hektare.

“Tadi malam ada investor yang menyampaikan kepada saya bahwa mereka akan membangun kota satelit sebagai ‘smart city’ di Palaran dengan lahan yang sudah disiapkan seluas 1.000 hektare. Ini menunjukkan bahwa Palaran akan menjadi kota modern di masa depan,” ujar Seno Aji, dikutip Sabtu (8/3/2025).

Pengembangan Palaran sebagai kota satelit ini dinilai penting, mengingat lokasinya yang strategis, dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pemerintah Provinsi Kaltim juga bakal membangun koneksi langsung dari Kelurahan Bantuas menuju jalan tol yang terhubung ke Balikpapan dan IKN, mempermudah aksesibilitas dan mobilitas penduduk.

“Kami sedang menggodok upaya ini agar dapat segera terwujud. Penduduk Kecamatan Palaran, Samarinda tentu akan menikmati manfaat dari pengembangan ini,” sambungnya.

Seno Aji menekankan bahwa masuknya IKN ke Kaltim membawa perubahan besar bagi daerah penyangga seperti Samarinda. Oleh karena itu, persiapan percepatan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi krusial.

“Kita patut bersyukur hidup di Kalimantan Timur, karena kita akan menjadi warga ibu kota. Kita harus mempersiapkan diri untuk menjadi lebih baik dari Jakarta, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur,” ujar Wakil Gubernur Kaltim tersebut.

Sebagai informasi, kota satelit, atau kota penyangga, dimaksudkan sebagai kota yang terletak di sekitar kota besar, berfungsi sebagai penunjang dan seringkali menjadi tempat tinggal bagi penduduk yang bekerja di kota besar tersebut, contohnya Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan yang menjadi kota satelit Jakarta. 

Istilah “kota satelit” dianalogikan dengan tata surya, di mana kota satelit diibaratkan sebagai bulan yang mengorbit bumi, yang berfungsi menopang kehidupan di bumi. 

Contoh Kota Satelit di Indonesia:

  • Jakarta: Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan. 
  • Surabaya: Gresik dan Sidoarjo. 
  • Bandung: Cimahi. 
  • Medan: Binjai dan Lubuk Pakam. 
  • Samarinda: Bontang dan Tenggarong. 
  • Makassar: Maros dan Gowa. 
  • Batam: Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun. 

TERPOPULER

TERKINI

Nelayan di Muara Badak Hilang Terseret Arus Saat Jaring Udang

Kutai Kartanegara, Satu Indonesia – Seorang nelayan bernama Muhammad Rizal (33 tahun) di Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dilaporkan hilang setelah diduga...