Samarinda, Satu Indonesia – Berdasarkan data yang didapat dari Press Conference Akhir Tahun 2024 Polresta Samarinda mengenai evaluasi kinerja, diketahui bahwa angka kriminalitas di kota Samarinda naik sebesar 31 persen.
Pada kesempatan itu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menyoroti pentingnya sinergi antara kepolisian, masyarakat dan media.
Mengingat pentingnya keamanan di kota Samarinda, terutama keamanan lingkungan, Asisten 1 Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Ridwan Tasa, mengajak seluruh warga Samarinda untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing, termasuk di setiap Rukun Tetangga (RT) dan tempat-tempat umum.
Ajakan ini disampaikan guna memastikan bahwa kota Samarinda tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk semua warganya. Ridwan menekankan pentingnya kerjasama antar masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari gangguan.
Ridwan Tasa juga mengingatkan kepada warga Samarinda untuk kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap RT.
Pengertian Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) itu sendiri menurut Pasal 1 angka 6 Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2007 Tentang Sistem Keamanan Lingkungan (“Perkapolri 23/2007”) adalah suatu kesatuan yang meliputi komponen-komponen yang saling bergantung dan berhubungan serta saling mempengaruhi, yang menghasilkan daya kemampuan untuk digunakan sebagai salah satu upaya untuk memenuhi tuntutan kebutuhan akan kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan.
Menurut Ridwan, Siskamling sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap potensi gangguan keamanan, serta untuk mempererat hubungan antarwarga.
“Siskamling adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menjaga keamanan lingkungan. Saya mengajak seluruh warga Samarinda untuk kembali mengaktifkan pos-pos Siskamling sebagai tempat berkumpul dan saling berkoordinasi,” ujar Ridwan, dilansir rri.co.id, Minggu (9/2/2025).
Selama ini, Ridwan mengungkapkan, Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah berhasil menjaga ketenangan dan stabilitas sosial di masyarakat. “Samarinda selalu dikenal sebagai kota yang aman. Walaupun kota ini berkembang pesat, kami tetap berkomitmen untuk menjaga suasana yang kondusif, bebas dari gejolak dan masalah sosial,” tambah Ridwan.
Dia juga menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat.
Menurut Ridwan, menjaga silaturahmi antar warga sangat penting dalam upaya menjaga ketertiban. “Keamanan diawali dari hubungan yang harmonis antarwarga. Dengan selalu menjaga komunikasi dan saling peduli, kami yakin lingkungan di Samarinda akan selalu aman dan damai,” ujarnya.
Ia juga mengajak warga Samarinda agar selalu mengedepankan toleransi dan menghormati perbedaan, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan penuh rasa saling menghargai.
Ridwan melanjutkan, Pemkot Samarinda akan terus memberikan dukungan kepada masyarakat untuk mengaktifkan kembali pos-pos keamanan yang ada di setiap lingkungan. “Kami akan mendukung penuh setiap inisiatif untuk meningkatkan keamanan, termasuk menyediakan fasilitas dan perlengkapan untuk Siskamling. Keamanan lingkungan ini merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.
Sebagai penutup, Ridwan Tasa berharap seluruh warga Samarinda dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. “Mari kita jaga bersama ketertiban dan kedamaian di kota kita. Dengan mempererat silaturahmi dan mengaktifkan kembali Siskamling, Samarinda akan tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

