Balikpapan, Satu Indonesia – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) atau PDAM Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya mengurangi penyebab terjadinya kekurangan air baku yang tengah terjadi.
Untuk menanggulanginya, PTMB Kota Balikpapan menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya dengan melanjutkan peremajaan jaringan pipa yang berusia tua atau sudah berusia 40 tahun.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin mengungkapkan bahwa peremajaan jaringan pipa yang berusia tua atau sudah berusia 40 tahun dapat mengurangi tingkat kebocoran dan meningkatkan efisiensi distribusi air.
“Jadi tahun ini, kita akan Kembali melanjutkan peremajaan pipa terutama pipa distribusi karena di situ paling menentukan,” ujar Yudhi, saat memimpin Expose Rencana Bisnis (RENBIS) 2025-2029, di Balikpapan, Rabu (5/2/2025).
Ia menuturkan, peremajaan jaringan pipa distrbusi air bersih ini sudah dimulai sejak tahun 2024 lalu. Dimana, peremajaan dilakukan di sepanjang Jalan MT Haryono dengan menggunakan pipa ukuran 400 milimeter sepanjang 1.689 meter.
“Rencananya tahun ini akan dilanjutkana di Jalan Jalan Agung Tunggal sampai IPA Kampung Damai,” ungkapnya.
Peremajaan pipa ini, katanya, dilakukan di kawasan strategis, sehingga berdampak signifikan terhadap peningkatan kapasitas distribusi air di IPA Kampung Damai.
“Baik IPA KM 8 dan IPA Kampung Damai sudah beroperasi 100 persen setelah perbaikan pipa sepanjang MT Haryono,” tuturnya.
Menurutnya, produksi bisa mencapai 400-500 liter per detik dan sampai saat ini tidak ada kendala untuk melayani pelanggan secara maksimal.
“Rencana tahun ini juga aka nada perbaikan pipa transmisi air baku. Seperti dari Grand City hingga ke IPA KM 12,” jelasnya.
Target dalam rencana bisnis PTMB 2025-2029, pihaknya meningkatkan cakupan layanan air bersih hingga 85 persen dari total penduduk.
“Peremajaan ini juga menurunkan tingkat kebocoran air hingga di bawah 20 persen,” tandasnya.(ADV PTMB)
(MH/HL)

