Rabu, April 22, 2026
No menu items!

Melalui TJSL PLN Nusantara Power, Jembatan Ecopark Bukit Kebo jadi Daya Tarik Wisata di Balikpapan

Balikpapan, Satu Indonesia – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Kaltimra kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan destinasi wisata lokal melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, bantuan infrastruktur diserahkan untuk mendukung wisata Bukit Kebo di Balikpapan, mencakup Jembatan Ecopark sepanjang 125 meter dan lampu penerangan jalan berbasis tenaga surya.

Rizki Dian Fitrianto, Asman Business Support PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra, mengatakan, pihaknya merasa bangga dapat berkontribusi bagi Bukit Kebo. Jembatan Ecopark ini diharapkan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung, sekaligus menjadi spot foto yang menarik.

Selain itu, lampu penerangan jalan berbasis solar cell menunjukkan komitmen PLN terhadap energi terbarukan.”Kita juga membuktikan bahwa PLN mendukung ramah lingkungan,”ujar Rizki Dian Fitrianto.

Rizki menjelaskan, lampu-lampu penerangan yang telah dipasang beberapa unit ini tidak memerlukan listrik dari jaringan PLN. Dengan panel surya dan baterai, sistem ini mandiri dan ramah lingkungan.

Bukit Kebo telah menerima sejumlah dukungan dari PLN sejak tahun lalu. Pada 2023, bantuan meliputi gazebo, papan gapura, dan tempat sampah. Tahun ini, pengembangan berlanjut dengan infrastruktur yang lebih berfokus pada keberlanjutan lingkungan.

Rizki menilai Bukit Kebo memiliki potensi besar karena menawarkan konsep wisata non-pantai yang jarang ada di Balikpapan serta menawarkan sesuatu yang berbeda.

“Harapannya nanti bisa menjadi destinasi percontohan buat yang lain,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, mengapresiasi peran PLN dalam pengembangan Bukit Kebo.

Disporapar melihat perkembangan yang luar biasa sejak setahun lalu. Atraksi-atraksi seperti glamping dan wisata alam semakin diminati, bahkan Disporapar sedang mempertimbangkan penambahan jogging track untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Ia berharap Bukit Kebo bisa masuk ke dalam kelompok sadar wisata yang dikelola oleh pemerintah kota. Dengan begitu, destinasi ini bisa mendapatkan pembinaan, seperti pelatihan tata kelola, hingga kesempatan mengikuti lomba tingkat provinsi dan nasional.

“Kami ingin Bukit Kebo bisa ikut lomba, dari lomba itu mereka bisa masuk ditingkat provinsi, bahkan di anugerah desa wisata,” harapnya.

Pengelola Bukit Kebo, Seber R. Kombong, juga menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan. Bantuan dari PLN sangat berarti bagi Bukit Kebo, mulai dari pintu gerbang, gazebo, jembatan, hingga tong sampah, semuanya membuat Bukit Kebo semakin nyaman untuk dikunjungi.

“Harapan kami ke depan di sini tambah ramai,” harapnya.

Saat ini, Bukit Kebo menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Balikpapan, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Dengan tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang dan Rp25.000 untuk kemping, tempat ini mencatat ribuan pengunjung di waktu-waktu tertentu.

Melalui dukungan infrastruktur ramah lingkungan ini, PLN Nusantara Power berharap Bukit Kebo dapat terus berkembang menjadi destinasi wisata andalan Balikpapan, sekaligus menjadi contoh keberhasilan pengelolaan wisata yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

TERPOPULER

TERKINI