satuindonesia.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan fasilitas Golden Visa Indonesia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta pada Kamis, (25/7/2024).
Melalui fasilitas ini, pemerintah Inddonesia mengundang warga dunia untuk berinvestasi dan berkarya di Tanah Air.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Golden Visa Indonesia hari ini saya luncurkan dan saya mengundang warga dunia untuk datang berinvestasi dan berkarya di negara kita Indonesia,” ujar Jokowi, dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (27/7/2024).
Pada sambutannya, Jokowi menyampaikan optimisme terhadap potensi besar Indonesia sebagai tujuan investasi global.
Menurutnya, Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik, stabilitas politik yang terjaga, serta bonus demografi dan sumber daya alam yang melimpah, yang menjadikan Indonesia negara yang sangat menjanjikan bagi para investor dan talenta global.
“Semua itu akan memberi multiplayer effect besar buat negara, mulai dari capital gain, kesempatan kerja, transfer teknologi, peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia), dan lain-lain,” ungkap Jokowi.
Mantan Wali Kota Solo ini menyebut bahwa peluncuran layanan Golden Visa ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi warga negara asing dalam berinvestasi dan berkarya di Indonesia.
Dengan demikian, Ia berharap fasilitas ini dapat menarik lebih banyak pelaku investasi dan talenta global yang berkualitas.
“Tapi ingat hanya untuk good quality travelers sehingga harus benar-benar selektif, benar-benar diseleksi, harus benar-benar dilihat kontribusinya, jangan sampai justru meloloskan orang-orang yang membahayakan keamanan negara, meloloskan orang-orang yang tidak memberi manfaat secara nasional,” tegasnya.
Selain itu, Presiden turut menekankan pentingnya sosialisasi fasilitas Golden Visa Indonesia secara masif agar dapat menjangkau lebih banyak investor dan talenta global. Presiden juga berpesan kepada para duta besar negara sahabat untuk dapat menyampaikan informasi ini kepada masyarakat di negara masing-masing
“Untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan menjadi perekat persahabatan antar negara,” ucap Jokowi.

