Senin, April 20, 2026
No menu items!

Job Fair 2024 Balikpapan, Wali Kota Pinta Pencaker Pergi Tidur di Rumah aja, ini Alasannya!

satuindonesia.co.id, Balikpapan – Pemkot Balikpapan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Balikpapan sedang menggelar kegiatan bursa tenaga kerja atau job fair selama 2 hari mulai tanggal 10 – 11 Juli 2024 mendatang.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balikpapan Sports and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan ini diikuti ratusan perusahaan yang ada di Kota Balikpapan pada khususnya, dan Kaltim pada umumnya.

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud, SE, ME didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ani Mufidah dan sejumlah stakeholder terkait membuka secara resmi kegiatan ini.

“Bagi para pencari kerja, ayo segera manfaatan momentum job fair ini,” ujar Rahmad Mas’ud dalam sambutannya.

Wali Kota Balikpapan dalam kesempatan itu, juga menyampaikan dua pesan penting bagi para pencari kerja yang ingin sukses dan berhasil yakni harus punya keberanian dan kepercayaan.

“Modal untuk menjalani kesuksesan kedepan, bagi pemula itu ada dua tips pertama keberanian. Anda kalau tidak berani menghadapi rintangan, tantangan, tekanan, pergi tidur di rumah saja,” ujarnya.

“Kedua kepercayaan. Dua modal ini kalau kalian tidak pegang, tidak amalkan, dimanapun anda bekerja, anda mencari pekerjaan pasti tidak akan sukses,” tegasnya.

Dikatakannya, meski nantinya sukses namun masih belum berhasil, maka ini artinya apa yang dilakukan tidak maksimal.

“Jadi, kalau anda tidak amalkan dua pesan saya itu, maka tidak usah saja pergi kerja,” ucapnya.

Dikatakannya, sebelum menjadi Wali Kota Balikpapan, pekerjaan awalnya adalah pengusaha. Namun demikian, untuk menjadi pengusaha yang sukses maka butuh proses yang panjang dan harus memegang teguh dua prinsip tersebut.

“Basic saya dari pedagang, kemudian jadi pengusaha, jangan melihat saya disini sebagai wali kota tanpa proses yang panjang,” jelasnya.

Diakuinya, jika ingin sukses maka tidak cukup hanya dengan skil yang mumpuni saja, tapi harus punya keberanian dan kepercayaan karena hal tersebut merupakan modal yang sangat utama.

“Karena kalau tidak berani menghadapi rintangan, risiko, mendapat tekanan dari atas gak akan maksimal kalian, tidak akan berhasil,” ujarnya.

“Termasuk kepercayaan. Kalau dimanapun anda bekerja kalau keperayaan anda hilang, gak usah walaupun kamu punya skill yang mumpuni. Walaupun kamu punya keahilian diatas rata-rata,” ungkapnya.

Apa yang disampaikannya merupakan pengalaman yang sudah dilaluinya. Apalagi, ketika belum genap 20 tahun, dia sudah menjadi anak yatim piatu. Sehingga harus kerja keras.

“Karena saya berbicara ini sesuai pengalaman saya. Sejak 19 tahun saya sudah bekerja. Saya di tinggal orangtua menjadi yatim piatu. Jadi kalau kami waktu itu tak punya keberanian untuk menghadapi kehidupan ini kami sekeluarga tidak akan mungkin seperti ini,” pungkasnya.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI