Sabtu, April 25, 2026
No menu items!

Akan Diuji Coba, Sky Taxy Kini Disimpan di Pelabuhan Semayang Balikpapan

Balikpapan – Sky taxy atau taksi terbang yang merupakan kendaraan yang dikembangkan oleh KARI (Korea Aerospace Research Institute) dan HMC (Hyundai Motors Company) telah tiba di Balikpapan pada Kamis (30/05/2024). Rencananya sky taxy ini akan dijadikan showcasea di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Barangnya sudah sampai di Balikpapan, minggu depan dibuka kemudian dirakit, setelah dirakit nanti kita akan coba,” ujar Kepala Otorita IKN Bambang Susantono di Samarinda, Rabu (29/05/2024).

Dikirim dalam beberapa pallet, kendaraan uji coba tersebut kini disimpan di Pelabuhan Semayang Balikpapan. Sementara itu, baterai untuk kendaraan sudah berada di Jakarta dan direncanakan tiba di Samarinda pada 6 Juni 2024.

Hyundai, Bea Cukai Kalimantan wilayah Timur, serta Otorita IKN di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda akan melakukan pembukaan pallet dan inspeksi pada awal Juni mendatang. Dengan dilakukannya pembukaan tersebut, menandakan tahap pengurusan izin impor sementara telah dimulai.

“Temen-temen di Samarinda bisa lihat nanti. Uji coba dulu, kita lihat, uji cobanya bagus atau engga nanti ada evaluasi tentang kinerja, evaluasi teknis di situlah saya mengharapkan teman-teman dari _civitas akademika_ local juga dilibatkan,” ucap Kepala Otorita IKN. 

Sambungnya, bahwa kesempatan untuk melihat dan mempelajari taksi terbang ini merupakan pengalaman yang berharga. 

“Engga banyak lho di dunia ini yang berkesempatan mencoba mobil terbang,” kata Bambang.

Sementara itu, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof Mohammed Ali Berawi mengatakan pelaksanaan inspeksi dan uji coba akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal. 

“Sesuai dengan target jadwal PoC (_Proof-of-Concept_) dan arahan Kepala Otorita IKN, kegiatan perakitan dan inspeksi akan dimulai pada awal Juni dan dilanjutkan uji coba terbang pada Juli 2024 menjelang perhelatan 17 Agustus di IKN. Kegiatan uji coba akan dilakukan selama sebulan penuh di Bandara APT Pranoto Samarinda dan melalui serangkaian pengujian dan kajian kelayakan,” kata Prof Ali.

Setelah ujicoba KARI selesai, Hyundai merencanakan untuk mengembangkan skema bisnis dalam melalui Supernal, perusahaan dari Hyundai Motor Group di Amerika Serikat yang mengembangkan pesawat mobilitas udara perkotaan. 

Pengembangan tersebut yang nantinya akan dikomersialkan, serta dilanjutkan hingga pengembangan teknologi penerbangan _autonomous_. 

“Kami juga berharap dengan terbentuknya tim teknis antara Hyundai dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dapat melakukan pengembangan teknologi industri ini secara masif kedepannya” tutur Prof Ali Berawi.

Diketahui, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman untuk membangun ekosistem _Advanced Air Mobility_ di Indonesia dengan Hyundai Motor Company di Bali saat B20 Summit tahun 2022.

Redaksi 

(FK/SD)

TERPOPULER

TERKINI

Ikan Sapu-Sapu Hendak Diolah Jadi Siomai, Lima Pria Diamankan di Jakpus

Jakarta, Satu Indonesia – Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan lima pria yang kedapatan mengambil daging ikan sapu-sapu hasil tangkapan di bantaran anak Kali...