Minggu, Agustus 9, 2026
No menu items!

8 Bulan Terakhir, Jumlah Pengangguran di Kaltim Naik Turun

Samarinda, Satu Indonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur merilis Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Kalimantan Timur Mei 2026.

Dalam keterangan resminya pada Rabu (5/8/2026), Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai menjelaskan bahwa TPT Kaltim mengalami penurunan 0,03 persen poin.

“Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalimantan Timur Mei 2026 sebesar 5,24 persen, turun 0,03 persen poin dibandingkan dengan Februari 2026,” ujar Mas’ud Rifai di Samarinda, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Padahal tambah dia, sebelumnya TPT Kaltim untuk Pebruari 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,7 persen daripada Nopember 2025 yang juga sempat turun hingga sebesar 5,20 persen.

Jumlah angkatan kerja juga naik turun

Rifai lebih lanjut menerangkan bahwa pada periode yang sama, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami penurunan sebesar 0,06 persen poin dibanding Februari 2026. Dimana jumlah angkatan kerja di Kalimantan Timur pada Mei 2026 sebanyak 2.124.284 orang, naik 17.978 orang dibanding Februari 2026.

“Pada Mei 2026, penduduk yang bekerja di Kalimantan Timur sebanyak 2.012.913 orang, meningkat sebanyak 17.699 orang dari Februari 2026,” jelasnya.

Sektor pertanian dominasi lapangan kerja di Kaltim

Struktur lapangan pekerjaan di Kalimantan Timur didominasi oleh sektor Pertanian, Kehutanan, Perikanan sebesar 19,01 persen (382.753 orang); Perdagangan Besar dan Eceran dengan kontribusi sebesar 17,40 persen (350.245 orang).

“Sementara lapangan pekerjaan dengan kontribusi paling rendah ialah sektor real estate sebesar 0,76 persen (15.218 orang),” lanjut Rifai.

Dimana sambungnya, jumlah penduduk bekerja pada kegiatan formal di Mei 2026 tercatat sebanyak 1.119.357 orang (55,61 persen) meningkat sebesar 0,16 persen poin dibandingkan Februari 2026.

Sementara persentase pekerja setengah penganggur turun sebesar 0,22 persen poin, dan persentase pekerja paruh waktu turun sebesar 0,13 persen poin dibandingkan Februari 2026.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI