Kamis, Juli 30, 2026
No menu items!

Basarnas Balikpapan dan Konsulat Australia Bangun Sinergi Penanganan Darurat bagi WNA di Kaltim

Balikpapan, – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan memperkuat kerja sama internasional di bidang pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) melalui kunjungan resmi itu Deputi Konsulat Jenderal Australia, Ana Mogaldeanu, bersama Manajer Konsuler Mario Fahrevi, pada Selasa (28/7/2026).Pertemuan ini berlangsung di Kantor Basarnas Balikpapan itu menjadi momentum memperkuat koordinasi penanganan keadaan darurat, khususnya apabila melibatkan warga negara Australia yang berada di wilayah Kalimantan Timur maupun kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).Dalam pertemuan tersebut, jajaran Basarnas Balikpapan memaparkan tugas dan fungsi organisasi serta menjelaskan kemampuan yg dimiliki dalam pelaksanaan operasi SAR di wilayah kerja yang meliputi Kalimantan Timur. Pembahasan ini juga menyinggung karakteristik wilayah operasi, sistem komando, pola koordinasi lintas instansi, sehingga mekanisme penanganan warga negara asing yang membutuhkan bantuan penyelamatan cepat, terkoordinasi dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, S.T., M.M. menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi yang lebih efektif antara Basarnas dengan perwakilan Pemerintah Australia.”Kami mengapresiasi kunjungan Konsulat Jenderal Australia sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan koordinasi dalam penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan ujarnya. Melalui komunikasi dan koordinasi yang semakin erat, penanganan keadaan darurat yang melibatkan warga negara Australia maupun warga negara Indonesia diharapkan dapat dilakukan secara, cepat, tepat, dan terintegrasi,” ujar Kakansar Balikpapan, Selasa (28/7/2026).Ia menambahkan, wilayah kerja Basarnas Balikpapan memiliki tingkat aktivitas yang cukup tinggi, mulai dari sektor migas, pertambangan, pelayaran, penerbangan, hingga berkembangnya kawasan di Ibu Kota Nusantara. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kesiapsiagaan dalam pelaksanaan operasi SAR melalui penguatan kerja melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional.Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak turut membahas sejumlah potensi kondisi darurat yang membutuhkan koordinasi lintas negara, seperti kecelakaan kerja di sektor industri dan pertambangan, evakuasi medis (medical evacuation/medevac), kecelakaan wisata, hingga insiden di wilayah perairan yang membahayakan keselamatan jiwa.Menurut Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, S.T., M.M.,kesamaan pemahaman mengenai prosedur dan jalur komunikasi menjadi faktor penting agar penanganan insiden dapat dilakukan tanpa hambatan.”Basarnas berkomitmen memberikan pelayanan kemanusiaan kepada siapa pun tanpa memandang kewarganegaraan.setiap permintaan bantuan yang membutuhkan pertolongan akan di jalankan sesuai prosedur dan standar operasi yang berlaku.oleh karena kerja sama dengan perwakilan negara sahabat memiliki peran strategis dalam mempercepat koordinasi dan respons saat terjadi keadaan darurat,” ungkapnya. Selain melakukan audiensi, delegasi Australia berkesempatan mengunjungi Pusat Penerimaan Informasi Kedaruratan 24 Jam (Command Center) Basarnas Dalam kunjungan tersebut, mereka melihat secara langsung mekanisme penerimaan laporan darurat, sistem komunikasi, hingga proses pengendalian operasi SAR sejak laporan diterima sampai unsur penyelamat diberangkatkan ke lokasi kejadian. Rombongan selanjutnya meninjau berbagai alat utama SAR yang digunakan dalam operasi penyelamatan di darat, laut, maupun kondisi khusus. Dody menambahkan, pelaksanaan latihan secara berkelanjutan merupakan wujud komitmen Basarnas dalam mempertahankan profesionalisme personel sehingga selalu siap memberikan layanan pencarian dan pertolongan secara optimal.”Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin ini tidak berhenti pada kunjungan saja, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas, seperti pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga berbagi pengalaman dalam penyelenggaraan operasi SAR berstandar internasional,” ujarnya.Melalui penguatan koordinasi tersebut, Basarnas Balikpapan optimistis pelayanan pencarian dan pertolongan di Kalimantan Timur akan semakin responsif, efektif, dan adaptif terhadap berbagai tantangan, termasuk meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas internasional di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara.Teks Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, S.T., M.M. menerima kunjungan Deputi Konsulat Jenderal Australia, Ana Mogaldeanu, bersama Manajer Konsuler Mario Fahrevi dalam rangka memperkuat kerja sama internasional di bidang pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Kelas A Balikpapan, Selasa (28/7/2026).

(MH/Nia)

TERPOPULER

TERKINI